Pembukaan Kirab Obor Olimpiade Tokyo 2020 Tak Akan Dihadiri Penonton

Antara, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 04:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 43 2375239 pembukaan-kirab-obor-olimpiade-tokyo-2020-tak-akan-dihadiri-penonton-nCU3MXAjbz.jpg Logo Olimpiade (Foto: Media IOC)

TOKYO - Upacara pembukaan kirab obor Olimpiade Tokyo pada 25 Maret 2021 akan diadakan tanpa penonton. Menurut laporan dari kantor berita Kyodo, hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo telah memutuskan untuk mengadakan acara di Fukushima secara tertutup, hanya mengizinkan peserta dan undangan untuk mengambil bagian dalam acara tersebut, sebagai upaya menghindari terbentuknya kerumunan di tengah pandemi.

Baca juga: Mayoritas Rakyat Jepang Tak Ingin Olimpiade Tokyo 2020 Dihadiri Penonton Asing

Setelah acara yang digelar di pusat pelatihan sepak bola J-Village itu, sekitar 10.000 orang akan membawa obor secara estafet melintasi 47 prefektur Jepang sebelum pembukaan Olimpiade pada 23 Juli.

Pusat pelatihan tersebut dipilih sebagai titik awal kirab untuk menunjukkan pemulihan wilayah timur laut setelah mengalami triple bencana, yakni gempa bumi dan tsunami, serta petaka nuklir pada 11 Maret 2011.

Logo Olimpiade

Bulan lalu, panitia merilis serangkaian tindakan pencegahan virus corona untuk kirab 121 hari yang meminta mereka, yang ingin menonton acara tersebut, untuk menahan diri dari berpergian ke prefektur lain dan menjaga jarak sosial dari penonton lain.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Mustahil Ditunda Lagi

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah selebriti yang rencananya menjadi pembawa obor, yang diperkirakan akan menarik banyak orang di sepanjang rute, telah memilih keluar dari acara tersebut.

Panitia penyelenggara, yang dipimpin oleh atlet tujuh kali Olimpiade, Seiko Hashimoto, telah berjanji untuk mengadakan pertandingan yang aman.

Karena dunia belum bisa menahan virus dan masih ada kekhawatiran di antara publik Jepang atas varian baru virus corona, Jepang kemungkinan besar tidak akan mengizinkan penonton dari luar negeri untuk menghadiri Olimpiade dan Paralimpiade.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini