Nova Widianto Evaluasi Tim Ganda Campuran Indonesia di Swiss Open 2021

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 40 2372585 nova-widianto-evaluasi-tim-ganda-campuran-indonesia-di-swiss-open-2021-k3VOuTRrrC.jpg Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Foto: PBSI)

BASEL - Sebanyak tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran yang tampil pada turnamen bulutangkis Swiss Open 2021, tidak mampu unjuk gigi. Menanggapi hal ini, Nova Widianto, selaku asisten pelatih tim ganda campuran Indonesia pun angkat bicara.

Pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari jadi wakil Indonesia terakhir di nomor ganda campuran yang kemudian harus terhenti di babak 16 besar.

 

Sebelumnya, pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan pasangan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus terhenti di babak pertama.

"Untuk Hafiz/Gloria, hasilnya memang jauh dari yang kami harapkan. Tidak ada masalah apa-apa, murni karena performa mereka di lapangan yang tidak berani melakukan pola permainan seperti yang kami instruksikan," ungkap Nova.

Baca juga: Rinov/Pitha Tumbang dari Pasangan India pada 16 Besar Swiss Open 2021

"Mereka cenderung bermain dengan pola yang membuat musuh lebih enak untuk mendapat poin. Permainan mereka terlalu gampang diantisipasi lawan dan mereka tidak berani berubah," kata Nova.

Sementara Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso pun harus mengakui keunggulan lawan, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Pada babak pertama, Adnan/Mychelle kalah straight game, 13-21, 12-21 dari unggulan kelima asal Malaysia tersebut.

Nova menilai Adnan/Mychelle sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengalahkan pemain unggulan. Hanya saja mereka kurang yakin akan hal itu.

"Kalau Adnan/Mychelle, saya mendapat evaluasi dari Aryono yang mendampingi di lapangan. Lawannya memang unggulan kelima, tapi mereka banyak mati sendiri saat bola mudah," ucap Nova.

"Pasangan ini seperti kurang yakin untuk mengalahkan pemain unggulan. Padahal sebenarnya, mereka punya kemampuan," lanjut Nova.

Sementara itu, Rinov/Pitha yang baru saja terhenti di babak 16 besar sebenarnya dinilai Nova sudah bermain cukup baik. Hanya saja Nova menilai keduanya masih terlalu sering melakukan kesalahan-kesalahan minor yang berakibat pada hilangnya fokus di lapangan.

"Rinov/Pitha secara main sudah benar, tapi saat posisi unggul atau imbang, mereka malah banyak membuang poin dari servis. Banyak juga bola-bola yang tidak seharusnya mati," ujar Nova Widianto.

"Dari situ, mereka langsung blank. Pola permainannya jadi berubah. Rinov sendiri belum bisa mengontrol antara ketenangan dan kecepatan kaki. Dia sendiri menyadari hal itu, tapi belum bisa mengatasinya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini