Gagal ke Final Australia Open 2021, Serena Williams Tak Kuasa Menahan Tangis

Antara, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 00:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 40 2364563 gagal-ke-final-australia-open-2021-serena-williams-tak-kuasa-menahan-tangis-SKVzJscPF6.JPG Serena Williams (Foto: Reuters)

MELBOURNE – Petenis putri asal Amerika Serikat, Serena Williams, menangis dan mempersingkat konferensi pers pascapertandingan di semifinal Australia Open 2021. Dia menelan kekalahan 3-6 dan 4-6 dari Naomi Osaka sekaligus mengubur usahanya menyamai rekor 24 kali merebut gelar juara Grand Slam.

Williams memenangkan gelar juara turnamen utama terakhirnya di Melbourne Park pada 2017 sebelum istirahat karena melahirkan putrinya Alexis Olympia. Dia kalah dalam empat final Grand Slam sejak kembali bermain tenis pada 2018.

Baca juga Bungkam Karolina Muchova, Jennifer Brady Melaju ke Final Australia Open 2021

Petenis berusia 39 tahun yang tinggal satu gelar Grand Slam lagi untuk menyamai rekor Margaret Court, berjalan dari Rod Laver Arena di bawah tepuk tangan meriah penonton. Dia berhenti sejenak guna meletakkan tangannya di atas dadanya dan melambai ke arah penonton.

Serena Williams

"Penonton Australia itu luar biasa sekali, jadi senang melihatnya," kata Williams, yang mengenakan kalung "Queen", kepada wartawan seperti dikutip Reuters.

Baca juga Kandas di Perempatfinal Australia Open 2021, Rafael Nadal: Sedih!

Ketika ditanya apakah kepergiannya dari lapangan itu perpisahan terakhir untuk Melbourne Park, dia berkata sambil tersenyum: "Jika saya mengucapkan selamat tinggal, saya tak akan memberi tahu siapa pun."

Tetapi senyumannya seketika memudar, dan pertanyaan mengenai apakah kekalahan dari Osaka sebagai pengalaman buruk dia menenggak air sebelum kemudian tersedak.

"Saya tak tahu. Saya udah selesai," kata dia sambil meninggalkan ruangan sambil menangis.

Serena Williams

Williams terlihat paling tajam selama bertahun-tahun dalam turnamen ini, tetapi 24 kesalahan sendiri merugikan dia saat melawan Osaka yang juga mengalahkan dia dalam final US Open 2018.

"Perbedaan hari ini adalah kesalahan. Jujur saja, itu peluang di mana saya bisa menang,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini