Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Valentino Rossi Pensiun, MotoGP Tidak Akan Kehilangan Penggemar

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 31 Desember 2020 |18:21 WIB
Valentino Rossi Pensiun, MotoGP Tidak Akan Kehilangan Penggemar
Ekspresi wajah Valentino Rossi (Foto: Twitter/@ValeYellow46)
A
A
A

MONACO – Popularitas Valentino Rossi perlu diakui ikut membantu pertumbuhan penggemar MotoGP. Menurut Pemilik Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, sekali pun The Doctor nanti pensiun, Kejuaraan Dunia MotoGP tidak akan ditinggalkan penggemar setianya.

Seperti diketahui, Valentino Rossi bersiap memasuki musim ke-22 sebagai pembalap kelas premier. Sepanjang 21 tahun tersebut, pembalap asal Italia itu sanggup memenangi tujuh gelar juara dunia di kelas utama.

Saat ini, usia Valentino Rossi sudah menginjak 41 tahun. Sebesar apa pun ambisi sang pembalap, waktu dan takdir tak akan kuasa dilawan. Bukan tidak mungkin, MotoGP 2021 menjadi kesempatan terakhirnya mengaspal.

Baca juga: Quartararo Kenang Manisnya Kemenangan Pertama lewat Tattoo

Perpisahan Valentino Rossi dengan timnya (Foto: Yamaha MotoGP)

Kehilangan seorang Valentino Rossi dari grid diyakini akan mengurangi popularitas MotoGP. Sebab, penggemar setianya ada jutaan di seluruh dunia. Pendapat berbeda disampaikan oleh Lucio Cecchinello. Menurutnya, penurunan jumlah penggemar memang pasti ada, tetapi jumlahnya tidak akan signifikan.

“Rossi pergi dari MotoGP memang akan mengurangi atensi publik. Namun, saya tidak yakin penggemar setia MotoGP akan pergi begitu saja,” ujar Lucio Cecchinello, dilansir dari AS, Kamis (31/12/2020).

“Valentino perlu diakui sedang dalam fase penurunan karier. Sementara itu, publik mulai terbiasa mengikuti pembalap-pembalap baru. Kepergiannya tidak akan terasa dramatis. Kami memang akan kehilangan sejumlah penggemar, tetapi tidak semuanya,” imbuh pria asal Italia itu.

Infografis Valentino Rossi

Pendapat lainnya disampaikan oleh Andrea Dovizioso. Menurut pria berusia 34 tahun itu, ketiadaan Valentino Rossi di panggung MotoGP akan mengubah segalanya.

“Valentino Rossi selalu punya tubuh yang besar, baik dalam arti sesungguhnya mau pun konotasi, tetap menyedot perhatian apakah dia menang atau tidak menang,” ucap Andrea Dovizioso, mengutip dari Tutto Motori Web.

“Jika berhenti, saya pikir itu akan menjadi perubahan besar bagi semua orang. Jika dia berhasil atau menjadi sedikit lebih kompetitif, dia akan terus balapan,” sambung eks pembalap Ducati Corse itu.

Valentino Rossi mulai berlatih di ranch

Andai tidak lagi membalap, sesungguhnya Valentino Rossi tidak akan jauh dari panggung MotoGP. Sebab, kemungkinan besar dirinya berganti peran menjadi pemilik tim. Ambisi itu paling cepat bisa terjadi pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

(Rachmat Fahzry)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement