Alex Marquez Akui Tertekan Jadi Tumpuan Honda di MotoGP 2020

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 38 2298168 alex-marquez-akui-tertekan-jadi-tumpuan-honda-di-motogp-2020-CTmGCCn4RY.jpg Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez (Foto: MotoGP)

ARAGON - Alex Marquez mengaku tertekan dengan situasinya saat ini. Absennya sang kakak, Marc Marquez, praktis membuat Alex jadi satu-satunya tumpuan Repsol Honda untuk bersaing dengan para pembalap pabrikan lain.

Situasi ini jelas cukup menyulitkan Alex mengingat MotoGP 2020 sendiri merupakan musim perdananya di kelas utama. Akan tetapi, meski sempat mendapat banyak kritik karena penampilannya di bawah ekspektasi, juara dunia Moto2 2019 itu kini perlahan membuktikan kualitasnya.

Saat ini, Alex Marquez tengah menjadi buah bibir berkat hasil positif yang diraihnya pada seri Prancis dan Aragon dua pekan berturut-turut kemarin. Rider asal Spanyol itu berhasil finis di peringkat kedua pada dua seri balapan tersebut.

Terbaru, Juara Dunia Moto2 2019 itu menunjukkan aksinya tersebut di Sirkuit Aragon, akhir pekan kemarin. Hebatnya lagi, Alex meraih pencapaian tersebut meski start dari posisi yang kurang menguntungkan yakni urutan ke-11.

Baca juga: Alex Marquez Meningkat Pesan, Vinales Lebih Waspada di 4 Balapan Tersisa

"Baik atau buruk, tergantung cara melihatnya. Jika Marc ada, ia bisa meringankan beban saya, karena ia yang selama ini memikul tim, dan ia juga yang mengatur level performa dan hasil tim," ujar Alex Marquez seperti dilansir dari laman Motorsport, Jumat (23/10/2020).

"Saat hasil baik tak diraih pabrikan sebesar Honda, Anda merasakan beban besar dalam meraih kemajuan," sambungnya.

"Sebagai satu-satunya rider mereka, Anda juga jadi harus meraih hasil baik. Jadi, memang tergantung bagaimana Anda melihat situasi ini. Tapi absennya Marc memang tidak positif bagi siapa pun, karena ia merupakan rider yang mematok limit performa motor kami dan membuat tim kami maju,"

"Jika situasi kami oke, tentu semua berjalan lancar. Tapi jika ada masalah, Anda akan bertanya-tanya. 'Apa jadinya jika Marc ada di sini? Apa masalah ini tetap ada atau justru hilang? Anda akan selalu ragu," ujarnya lagi

"Jadi, saat situasinya baik, maka sempurna. Tapi saat situasinya rumit, Anda ingin punya referensi yang menunjukkan di mana limit performa motor," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini