Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Quartararo Enggan Disebut Suksesor Rossi di MotoGP

Ezha Herdanu , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2020 |01:17 WIB
Quartararo Enggan Disebut Suksesor Rossi di MotoGP
Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)
A
A
A

MOL – Fabio Quartararo mengaku tidak terlalu merasa senang disebut-sebut sebagai pengganti Valentino Rossi di Tim Monster Energy Yamaha. Pasalnya, Quartararo menilai bahwa tidak ada satupun pembalap yang mampu menggantikan peran Rossi.

Sebagaimana diketahui, Tim Yamaha memang membuat keputusan mengejutkan ketika mengumumkan line-up pembalap mereka di MotoGP 2021. Ya, Tim Yamaha memilih menduetkan Quartararo dengan Maverick Vinales, sementara Rossi harus rela tersingkir.

Apa yang dilakukan oleh manajemen Tim Yamaha tersebut memang sejatinya sangat masuk di akal. Terlebih, pembalap berkebangsaan Prancis tersebuut sendiri berhasil menjalani debutnya di kelas MotoGP dengan tampil luar biasa.

Fabio  Quartararo vs Valentino Rossi

Ya, Quartararo berhasil mengklaim tujuh podium dari 19 balapan yang berlangsung di MotoGP 2019. Hal tersebut pun berhasil mengantarkan Quartararo meraih gelar individu Rookie of the Year di MotoGP musim lalu.

Baca Juga: MotoGP 2020 Hadirkan 6 Pemenang Berbeda dalam 8 Balapan, Quartararo: Ini Aneh

Sementara pada MotoGP 2020, Quartararo mampu melanjutkan performa mengesankannya. Ya, Quartararo hingga kini telah mengoleksi tiga podium, yang tiga-tiganya adalah kemenangan. Quartararo pun kini memimpin klasemen sementara MotoGP 2020 dengan koleksi 108 poin.

Dengan fakta bahwa tersebut, wajar apabila Quartararo kini disebut-sebut sebagai suksesor Rossi di Tim Yamaha. Meski, Quartararo sendiri nampaknya tidak begitu senang dengan status tersebut. Terlebih, Quartararo sadar betul bahwa Rossi adalah seorang legenda yang tak mungkin bisa digantikan.

“Saya terkejut karena kami ambil keputusan cukup cepat pada awal tahun, bahkan sejak akhir tahun lalu. Saya senang Yamaha menaruh percaya pada saya untuk dua tahun ke depan,” jelas Quartararo, seperti disadur dari Motorsport Total, Senin (5/10/2020).

“Akan tetapi saya juga bakal merasa sangat dengan mengendarai motor milik Vale. Bukan tempatnya, melainkan motornya. Menurut saya, tidak akan ada yang bisa menggantikan Vale, karena Vale adalah Vale,” sambungnya.

Baca Juga: Fabio Quartararo vs Joan Mir, Siapa yang Terbaik?

“Saya hanya mengambil alih motornya, walau motornya nanti bakal baru. Saya tidak ambil alih posisinya. Posisinya di tim ini masih ada, karena ia telah berhasil membentuk sejarah besar dengan Yamaha.”

“Saya rasa mereka menghabiskan waktu bersama lebih dari 10 tahun. Jadi, saya rasa, tak satu pun orang bisa menyentuh tempat Vale, dan saya hanya akan ambil alih motornya, dan tempatnya akan tetap ada di Yamaha selamanya,” tuntas pembalap berusia 21 tahun itu.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement