Kirim Kode ke Ducati, Zarco Ingin Bela Tim Pabrikan Lagi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 22:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 38 2271034 kirim-kode-ke-ducati-zarco-ingin-bela-tim-pabrikan-lagi-fFeuqOeUfl.jpg Johann Zarco bidik satu kursi di tim pabrikan Ducati (Foto: Twitter/@realeavintia)

MADRID – Satu kursi tersisa di Tim Mission Winnow Ducati kini menjadi rebutan antara tiga orang pembalap. Salah satu yang mengincar kursi tersebut adalah Johann Zarco. Pembalap asal Prancis itu optimis dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan Andrea Dovizioso pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021.

Sebagaimana diketahui, Andrea Dovizioso dan Ducati Corse sepakat berpisah pada akhir musim 2020. Kedua pihak gagal mencapai kata sepakat dalam hal perpanjangan kontrak. Tuntutan kenaikan gaji yang diajukan sang pembalap, disinyalir sebagai penyebab utama.

Dengan kepergian Andrea Dovizioso, kursi di Tim Mission Winnow Ducati kini diperebutkan oleh tiga orang pembalap. Kebetulan, ketiga nama yang muncul di media, bukan sosok yang asing dengan motor Desmosedici GP.

Baca juga: Meski Sempat Berseteru, Zarco Sebut Rossi Bukan Orang Jahat

Johann Zarco direkrut Avintia Ducati untuk MotoGP 2020 (Foto: Instagram/Johann Zarco)

Salah satu dari nama yang diberitakan media adalah Johann Zarco. Bagi pembalap berusia 30 tahun itu, bergabung ke Mission Winnow Ducati akan menjadi kesempatan kedua mengaspal bersama tim pabrikan. Ia mengaku siap untuk kembali mengaspal bersama tim pabrikan setelah mimpi buruk dengan KTM.

“Sebuah kabar bagus di mana saya bisa meneruskan kerjasama dengan Ducati tahun depan. Namun, mereka masih butuh waktu untuk menentukan di mana akan menempatkan para pembalapnya. Sangat jelas, motor pabrikan adalah impian,” tutur Johann Zarco, dilansir dari Autosport, Selasa (1/9/2020).

“Dengan pengalaman yang saya dapat bersama tim pabrikan serta kesalahan yang saya lakukan, saya sudah siap untuk kembali ke motor tim pabrikan,” tukas juara dunia Moto2 2015 dan 2016 tersebut.

Johann Zarco memang pernah diberi kesempatan mengaspal bersama tim pabrikan KTM Red Bull pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2019. Sayangnya, ia menyerah di tengah jalan dan kontraknya diputus begitu saja. Padahal, Zarco sebelumnya dikontrak hingga MotoGP 2020.

Nasibnya sempat terkatung-katung sebelum akhirnya direkrut Ducati Corse untuk membela Tim Reale Avintia Ducati. Dengan membela tim independen Ducati, Johann Zarco punya kans unjuk gigi di hadapan Ducati Corse.

Sadar bahwa peluangnya masih terbuka, Johann Zarco bertekad tampil lebih baik pada sisa Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Sejauh ini, ia baru naik podium sekali pada MotoGP Republik Ceko 2020. Pria kelahiran Cannes itu langsung menargetkan untuk sebanyak mungkin naik podium.

“Pertama-tama, saya harus lebih banyak naik podium dan bertarung untuk kemenangan. Namun, yang penting harus bisa konstan bertartung untuk podium sehingga pantas mendapatkan motor tim pabrikan,” tutup Johann Zarco.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini