BOLOGNA – Manajer pribadi Andrea Dovizioso, Simone Battistella, mengaku menyesal ia dan sang klien mengambil keputusan terlalu cepat kala bernegosiasi dengan perwakilan Tim KTM Red Bull. Pasalnya tersebut membuat kans Dovizioso hengkang ke Tim KTM pun dipastikan sudah tertutup.
Sebagaimana diketahui, masa depan Dovizioso bersama Tim Ducati memang sudah terjawab. Ya, DesmoDovi –julukan Dovizioso– telah memilih untuk tidak menambah durasi kontraknya bersama Tim Ducati yang bakal kadaluwarsa pada akhir tahun ini.
Keputusan Dovizioso meninggalkan Tim Ducati sendiri memang mengejutkan banyak pihak. Terlebih Dovizioso sendiri memang berstatus sebagai pembalap utama Tim Ducati dalam beberapa musim terakhir.

Bahkan dalam tiga kejuaraan dunia teranyar, Dovizioso berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap yang bisa menyaingi Marc Marquez dengan keluar sebagai runner-up. Selain itu terdapat satu kabar mengejutkan lainnya yang diungkapkan oleh Battistella.
Baca Juga: Cari Tim Baru, Dovizioso Tak Jadikan Uang sebagai Prioritas
Ya, Battistella mengakui bahwa Dovizioso memang sempat menjalin komunikasi dengan Tim KTM pada Mei lalu. Rumor itu muncul berbarengan dengan resminya Tim Ducati menunjuk Jack Miller sebagai pembalap mereka, dan Pol Espargaro pindah ke Repsol Honda.
Akan tetapi negosiasi antara Dovizioso dan Tim KTM gagal menemui kesepatakan. Pasalnya baik pihak Dovizioso dan Tim KTM terlalu cepat menyudahi negosiasi, lantaran harus segera menentukan masa depannya dampak dari pandemi virus Corona (Covid-19).
“Seharusnya kedua belah pihak bisa lebih fleksibel dalam menentukan jawaban dalam negosiasi tersebut. Akan tetapi saya merasa bahwa ini (negoasiasi Dovizioso dan Tim KTM bakal menemui kesepatakan) karena kesalahan dari kedua belah pihak,” jelas Battistella, seperti disadur dari GPOne, Senin (31/8/2020).
“Pada saat itu, tidak ada satu pun orang yang dapa mengetahui cara menghadapi (Covid-19), dan kami juga tidak tahu apakah kami bakal tetap menjalani balapan pada kejuaraan dunia tahun ini,” sambungnya.
Baca Juga: Gaji Alex Marquez Setara Quartararo, Rossi Tertinggi Kedua
“Jadi tidak terdapat kelonggaran dari kedua pihak, hingga gagal mencapai kata sepakat. Ini menyakitkan, seperti kata Pit (Beirer), karena seharusnya kami bisa dapat sepakat. Tapi situasi kala itu memang berbeda dari sekarang.”
“Mengenai kondisi finansial, Andrea setuju-setuju saja. Dalam negosiasi, kami tak pernah berkat: ‘turuti permintaan kami atau kami tak terima tawaran’. KTM ingin segera ambil keputusan, padahal mereka bisa menunggu,” tuntas agen dari pembalap berusia 33 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.