“Saya tidak bisa menggunakan motor resmi. Motor ini punya banyak potensi. Kami memiliki data Marc dari tahun lalu, kami telah menganalisisnya. Marc membawa motornya ke level yang lebih tinggi, dia mencetak 400 poin, jadi ada potensi," jelasnya.
Nakagami mengakui bahwa untuk bisa memaksimalkan RC213V ia harus meniru gaya balap Marquez. Meski itu bukan hal mudah, namun Nakagami berusaha untuk terus mempelajarinya.
"Ini tidak mudah, tapi itu satu-satunya cara untuk melaju cepat. Setiap malam saya memeriksa data dan perbedaan uji coba. Saya membutuhkan lebih sedikit tenaga untuk berkendara,” terang pembalap berpaspor Jepang tersebut.
“Saya terus belajar, tetapi saya telah menemukan cara untuk beradaptasi dengan motor. Kami akan melihatnya untuk masa depan," imbuh Nakagami.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.