Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nakagami Merasakan Berada di Posisi Marquez

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2020 |07:38 WIB
Nakagami Merasakan Berada di Posisi Marquez
Pembalap Satelit Honda, Takaaki Nakagami (Foto: MotoGP)
A
A
A

AALST – Absennya Marc Marquez karena cedera membuat Tim Balap Honda kesulitan untuk menumpulkan poin dan bersaing dalam Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Sebab, perbedaan kekuatan Marquez dengan para pembalap Honda lainnya bisa dibilang sangat jauh.

Lebih parah lagi, selama ini motor balap Honda, RC213V, telah didesain khusus agar sesuai dengan gaya balap Marquez. Maka dari itu, para pembalap Honda lainnya pun kesulitan ketika diminta untuk memaksimalkan potensi RC213V.

Kendati demikian, secercah harapan menhampiri Tim Balap Honda. Sebab, pembalap satelit mereka, Takaaki Nakagami, nyatanya mampu menampilkan performa yang cukup menjanjikan di sepanjang gelaran MotoGP 2020 ini.

Baca juga: Marquez Berharap Dovizioso Masih Jadi Rivalnya di MotoGP 2021

Takaaki Nakagami

Dari lima seri balapan yang telah dilangsungkan sejauh ini, Nakagami sukses mendulang 46 poin dan menempati posisi keenam klasemen sementara. Meski raihan tersebut sebenarnya masih kalah dari para pesaing Honda, namun apa yang dihasilkan Nakagami tersebut lebih bagus ketimbang Alex Marquez maupun Cal Crutchlow.

Maka dari itu, kini Nakagami pun merasakan berada di posisi Marquez. Dalam artian ia mendapat tekanan yang lebih besar dari Honda Racing Corporation (HRC). Sebab, Nakagami adalah pembalap yang paling mereka andalkan saat ini.

“Setelah Marquez cedera di Jerez, saya merasakan sedikit lebih banyak tekanan dari HRC. Seringkali Takeo dan Alberto ada di sana dan saya merasa ada tekanan lebih besar, tapi saya menikmatinya karena saya lebih kompetitif,” jelas Nakagami, menyadur dari Tutto Motori Web, Rabu (26/8/2020).

“Saya tidak bisa menggunakan motor resmi. Motor ini punya banyak potensi. Kami memiliki data Marc dari tahun lalu, kami telah menganalisisnya. Marc membawa motornya ke level yang lebih tinggi, dia mencetak 400 poin, jadi ada potensi," jelasnya.

Nakagami mengakui bahwa untuk bisa memaksimalkan RC213V ia harus meniru gaya balap Marquez. Meski itu bukan hal mudah, namun Nakagami berusaha untuk terus mempelajarinya.

"Ini tidak mudah, tapi itu satu-satunya cara untuk melaju cepat. Setiap malam saya memeriksa data dan perbedaan uji coba. Saya membutuhkan lebih sedikit tenaga untuk berkendara,” terang pembalap berpaspor Jepang tersebut.

“Saya terus belajar, tetapi saya telah menemukan cara untuk beradaptasi dengan motor. Kami akan melihatnya untuk masa depan," imbuh Nakagami.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement