SPIELBERG – Insiden horor yang terjadi di MotoGP Austria 2020 berujung pada pemanggilan dua pembalap terlibat, yakni Johann Zarco dan Franco Morbidelli, oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM). Keduanya akan menjalani sidang pada hari ini, Kamis (20/8/2020).
Pemanggilan tersebut dilakukan FIM guna mengusut tuntas insiden yang terjadi. Jika salah satu pembalap yang dipanggil terbukti melakukan kesalahan, FIM pun memastikan takkan ragu untuk menjatuhkan sanksi.

Pasalnya, insiden sendiri berlangsung dengan sangat mengerikan kala itu. Insiden diawali senggolan antara Zarco dengan Morbidelli. Aksi Zarco menghalangi pembalap Tim Petronas Yamaha SRT itu berbuah kecelakaan.
BACA JUGA: Operasi Berjalan Sukses, Zarco Sudah Dinanti FIM di Austria
Keduanya bersenggolan ketika Morbidelli berusaha menyalip di titik pengereman. Akibat senggolan tersebut, Morbidelli dan pembalap asal Prancis itu pun akhirnya tersungkur di gravel.
Motor YZR M-1 milik Morbidelli terbang dan nyaris menghantam Valentino Rossi ketika masuk tikungan tiga. Keberuntungan The Doctor –julukan Rossi– tidak berhenti sampai di sana.
Ketika keluar dari tikungan, giliran motor Desmosedici GP19 milik Johann Zarco yang nyaris menghantam kepalanya. Beruntung, Rossi berhasil menghindar dari hantaman dua motor tersebut. Jika tidak, luka yang parah sangat mungkin didera juara dunia sembilan kali itu.
Selain Rossi, rekan setimnya, yakni Maverick Vinales, juga turut nyaris terluka akibat insiden itu. Beruntung, Vinales berhasil menghindari hantaman motor Zarco dan Morbidelli yang hancur setelah kecelakaan.
Tak ayal, insiden ini pun akhirnya mendapat sorotan besar dari publik dunia. Beragam pihak mengutarakan pandangannya atas insiden itu dan tak jarang kritik pun dilontarkan kepada Zarco yang kerap dituding menjadi biang keladi.

FIM pun bergerak untuk mengusut insiden ini dan mengetahui siapa sosok yang harus bertanggung jawab. Hal itu akan dilakukan lewat sidang yang berlangsung hari ini. Sidang tersebut akan dikepalai oleh legenda MotoGP, Freddie Spencer.
"Merupakan tugas kami untuk melindungi pembalap. Jika diperlukan, maka dijatuhkan sanksi. Kami akan mengumumkan setelah semua proses selesai," bunyi pernyataan FIM, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (20/8/2020).
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.