ROMA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, dituntut untuk menampilkan performa apik dalam Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Sebab, jika Petrucci gagal membuahkan hasil yang bagus, maka musim depan ia tak akan berada di tim pabrikan Ducati lagi.
Kontrak Petrucci di Ducati sejatinya hanya akan berlaku hingga akhir musim 2020. Petinggi Ducati telah menyampaikan bahwa mereka membiarkan persaingan berjalan secara terbuka. Dalam artian, jika musim ini pembalap satelit Ducati tampil lebih baik dari Petrucci, maka musim depan pembalap itulah yang akan berada di tim pabrikan.
Baca juga: Waktu Rossi untuk Putuskan Masa Depannya Semakin Sempit

Nasib Petrucci yang berada di ujung tanduk ini berbeda dengan sejumlah pembalap seperti Marc Marquez, Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Alex Rins. Sebab, mereka sudah disodorkan kontrak baru oleh tim pabrikan. Dengan kata lain, mereka akan tampil di MotoGP 2021 sebagai pembalap pabrikan.
Hal itu ternyata membuat Petrucci tak senang. Dengan gamblang ia mengauk tidak suka dengan peratuiran di MotoGP yang membolehkan pabrikan memberikan kontrak baru kepada pembalap sebelum musim kejuaraan dimulai.
“Ada juga pembalap yang menandatangani untuk 2021, bahkan sebelum musim ini dimulai. Saya tidak terlalu suka fakta bahwa pembalap dipilih pada awal musim sebelum balapan. Tapi saya tidak membuat peraturan dan saya tidak harus mengambil keputusan itu,” ujar Petrucci, seperti dilansir dari Speedweek, Sabtu (25/4/2020).
“Saya harus mematuhi undang-undang paddock yang tidak tertulis. Jadi, penting untuk bersiap sejak awal. Maaf kami tidak memulai di jalur yang mungkin menguntungkan bagi saya. Tapi itu tentu bisa menjadi pendekatan untuk hanya mengertakkan gigi selama 10 balapan dan mencoba memberikan yang maksimal sejak Agustus,” lanjutnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.