Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pol Maklumi Kemarahan Aleix Espargaro Gara-Gara MotoGP Qatar Dibatalkan

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 04 Maret 2020 |23:03 WIB
Pol Maklumi Kemarahan Aleix Espargaro Gara-Gara MotoGP Qatar Dibatalkan
Pol yakin Aleix Espargaro tidak beruntung karena baru tahu pembatalan ketika tiba di Qatar (Foto: Instagram/Pol Espargaro)
A
A
A

ANDORRA – Aksi Aleix Espargaro marah-marah di media sosial karena pembatalan MotoGP Qatar 2020 menuai kecaman dari Dorna Sports. Pembalap Tim Aprilia Gresini itu bisa makin tersudut karena sang adik, Pol Espargaro, justru berpihak pada Dorna selaku promotor MotoGP.

Seperti diberitakan, Aleix Espargaro mengungkapkan kekecewaan karena merasa tidak diberi tahu soal pembatalan MotoGP Qatar 2020 sebelum terbang. Pengumuman pembatalan memang baru dirilis ketika pembalap berusia 30 tahun itu berada di pesawat bersama keluarga menuju Doha, Qatar.

MotoGP Qatar 2020 dibatalkan (Foto: MotoGP)

Baca juga: Marah-Marah MotoGP Qatar Dibatalkan, Dorna Bakal Ajak Espargaro Bicara

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, sudah menyatakan siap berbincang soal permasalahan tersebut dengan Aleix Espargaro secara langsung. Mengetahui respons dari Dorna, Pol Espargaro mencoba menenangi kedua belah pihak agar tidak terjadi salah paham.

“Aleix sungguh tidak beruntung kaerna kabar itu baru dirilis beberapa saat sebelum dia mendarat di Qatar. Dia memang sudah merencanakan untuk berlibur dengan keluarga sebelum balapan pada akhir pekan. Dia mengetahui kabar itu ketika mendarat, makanya marah-marah,” tutur Pol Espargaro, sebagaimana diberitakan Paddock GP, Rabu (4/3/2020).

“Situasinya cukup rumit. Saya tidak yakin Dorna juga membayangkan akan seperti ini. Di Qatar, kasus pertama virus Korona baru terdeteksi beberapa hari lalu. Mereka tidak ingin membatalkan balapan, begitu juga Dorna. Namun, setelah adanya kasus, mereka menutup perbatasan untuk orang Italia dan Jepang, serta dipaksa menjalani karantina,” sambung pembalap berpaspor Spanyol tersebut.

Pol Espargaro yakin kesalahan bukan terletak pada cepat atau lambatnya Dorna mengambil keputusan. Sebab, Pemerintah Qatar mengubah sikap dalam waktu yang singkat. Mengingat banyak warga Jepang dan Italia yang terlibat di MotoGP, keputusan itu bisa dipahami olehnya.

(Ramdani Bur)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement