nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Virus Korona, Nasib Olimpiade Tokyo 2020 Sebaiknya Diputuskan Mei Mendatang

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 07:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 27 43 2174731 dampak-virus-korona-nasib-olimpiade-tokyo-2020-sebaiknya-diputuskan-mei-mendatang-J1tEGL8jG2.jpg Logo Olimpiade (Foto: Twitter/@Olympics)

LAUSANNE – Masifnya wabah virus Korona di kawasan Asia Timur memunculkan kekhawatiran soal penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Dick Pound, menyebut batas waktu untuk menentukan ajang tersebut jalan terus atau tidak adalah Mei 2020.

Sejumlah event olahraga di Jepang sudah mulai mengambil ancang-ancang sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran virus Covid-19. Liga Jepang sudah pasti ditunda hingga pertengahan Maret, sementara Tokyo Marathon pada 1 Maret 2020 hanya diikuti atlet dalam jumlah terbatas.

Waspada virus Korona

Baca juga: Ada Virus Korona, Jepang Pastikan Persiapan Olimpiade Tokyo 2020 Sesuai Jadwal

Mengingat Olimpiade Tokyo akan dimulai pada 24 Juli 2020, Dick Pound mengatakan masih ada waktu untuk melihat perkembangan situasi. Soal Olimpiade Tokyo 2020 tetap sesuai rencana atau tidak, ia mengusulkan semua bisa diputuskan selambat-lambatnya pada Mei mendatang.

“Dengan waktu dua bulan Anda bisa segera melakukan persiapan. Banyak hal yang harus mulai dilakukan. Misalnya saja memperketat penjagaan, mengontrol makanan, membangun Perkampungan Atlet, dan hotel,” ucap Dick Pound, mengutip dari BBC, Kamis (27/2/2020).

Pernyataan senada diungkapkan seorang juru bicara IOC. Menurutnya, IOC dan panitia lokal terus berkolaborasi untuk memantau dengan seksama perkembangan virus Korona di Jepang. IOC juga menjalin kontak dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait imbauan yang mungkin terbit nantinya.

“Tokyo 2020 akan terus berkolaborasi dengan semua organisasi yang relevan yang secara seksama memonitor situasi serta meninjau semua langkah antisipasi yang dibutuhkan. Sebagai tambahan, IOC terus menjalin kontak dengan WHO dan juga tim ahli medis organisasi,” ucap sang juru bicara.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini