nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Brad Binder Ungkap Penyebab Kegagalannya Juarai Moto2 2019

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 04:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 14 38 2152945 brad-binder-ungkap-penyebab-kegagalannya-juarai-moto2-2019-0iBlgHEZ4Y.jpg Brad Binder (Foto: Speedweek)

MUNDERFING – Pembalap baru Tim KTM Red Bull, Brad Binder, mengungkapkan penyebab dirinya gagal menjuarai Moto2 musim 2019. Binder menyebut performa motor yang tak begitu menjanjikan jadi alasan utamanya.

Binder sendiri memang menjalani kejuaraan dunia Moto2 2019 dengan performa yang kurang begitu meyakinkan, terutama pada balapan-balapan awal. Binder harus puas melalui tujuh balapan perdananya di Moto2 2019 tanpa bisa meraih podium.

Brad Binder

Baru pada seri ketujuh yang berlangsung di Belanda, Binder mampu menyudahi puasa tanpa podiumnya. Ya, dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit TT Assen tersebut, Binder mampu menyudahinya dengan berada di podium kedua.

Baca Juga: Pol Espargaro Yakin Dani Pedrosa Bakal Buat Motor KTM Kian Kompetitif

Setelahnya, Binder mampu meraih delapan podium –yang mana empat diantaranya adalah kemenangan. Walaupun begitu, Binder tetap gagal meraih gelar juara dunia Moto2 2019. Ia hanya terpaut tiga poin saja dari Alex Marquez yang keluar sebagai kampiun Moto2 2019.

Binder pun membeberkan apa yang menjadi penyebab utama kegagalannya meraih gelar juara Moto2 2019. Pembalap berkebangsaan Afrika Selatan tersebut menilai kualitas motor yang tak begitu menjanjikan, jadi alasan utama di balik kegagalannya.

“Masalah terbesarnya adalah bahwa ketika saya pertama kali mengendarai motor 2019 saya tidak menyukainya sama sekali. Segera setelah Anda mengarahkan motor ke lean penuh, roda belakang benar-benar mulai melompat, kemudian seluruh motor dan Anda tak bisa mengendalikannya,” ungkap Binder, seperti disadur dari Motorsport Magazine, Rabu (15/1/2020).

Brad Binder

“Kami membuat beberapa perubahan kecil tetapi tidak mengubah apa pun. Saya hanya tahu motornya tidak berfungsi, dia punya banyak celoteh, itu sangat tak masuk akal. Bahkan di akhir musim kami masih memiliki masalah yang besar,” sambungnya.

Baca Juga: Dianggap Bisa Taklukkan Motor Honda, Begini Jawaban Pol Espargaro

“Kami benar-benar mencoba segalanya dan kami sepertinya tidak pernah bisa menyingkirkannya. Mempertimbangkan di mana kami memulai musim lalu dan di mana kami akhirnya, itu gila untuk berpikir berapa banyak langkah yang kami ambil ke depan,” tutup pembalap berusia 24 tahun itu.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini