nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurang Pengalaman Jadi Alasan Rinov/Pitha Takluk dari Chan/Goh di Hong Kong Open

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 00:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 12 40 2129056 kurang-pengalaman-jadi-alasan-rinov-pitha-takluk-dari-chan-goh-di-hong-kong-open-nLnxDu67wY.jpg Rinov/Pitha. (Foto: PBSI)

HONG KONG – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, gagal memperpanjang laju mereka di ajang Hong Kong Open 2019. Langkah mereka terhenti di babak pertama lantaran Rinov/Pitha tak sanggup mengalahkan pasangan asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, pada Selasa 12 November 2019.

Rinov/Pitha bahkan kalah dengan dua game langsung, yakni 16-21 dan 16-21 dari Chan/Goh. Menurut pemaparan pasangan ganda campuran asal Indonesia itu, mereka bisa kalah karena kurangnya pengalaman. Hal itu bisa dilihat dari game kedua di mana ketika Rinov/Pitha sudah unggul jauh, namun Chan/Goh berhasil menyamai bahkan mengalahkan mereka.

Baca Juga: Rinov/Pitha Gagal Lewati Tantangan Pertama di Hong Kong Open 2019

Rinov/Pitha saat sedang membela Tanah Air

Ya, Rinov/Pitha memang benar-benar kalah secara poin dan juga mental dari Chan/Goh. Di game kedua Rinov/Pitha sebenarnya bisa meneruskan ke babak rubber game andai saja bisa memanfaatkan keunggulan 16-11 yang terjadi di set kedua tersebut. Akan tetapi, mental mereka seakan goyah ketika Chan/Goh bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 16-21.

Tentu hasil itu membuat Rinov/Pitha merasa sangat kecewa. Namun, mereka siap untuk memgevalusi dan memperbaiki diri agar bisa tampil lebih baik di kompetisi selanjutnya. Intinya banyak harus mereka pelajari untuk menjadi lebih kuat lagi.

“Chan/Goh adalah pemain bagus, mereka punya banyak pengalaman. Kami masih harus banyak evaluasi lagi, misalnya mainnya harus lebih safe dan dari tenaganya juga harus lebih ditambah lagi," kata Rinov, dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu (13/11/2019).

Rinov/Pitha saat sedang membela Tanah Air

“Tadi kami banyak main di bawah tekanan dan kami enggak bisa keluar dari tekanan itu. Di game kedua sebenarnya sempat memimpin, tapi habis itu kalau hilang poin, hilangnya banyak banget," tutup Pitha.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini