AALST – Jorge Lorenzo tampil memble bersama Repsol Honda di MotoGP 2019. Dari 14 seri yang sudah digelar di MotoGP 2019, X-Fuera –julukan Lorenzo– hanya menempati posisi 19 klasemen dengan koleksi 23 angka. Pencapaian terbaik Lorenzo ialah finis di posisi 11 MotoGP Prancis.
Meski begitu, jangan pernah sekali-sekali melupakan sejarah. Sebab, pembalap berpaspor Spanyol itu bisa dibilang salah satu rider terbaik dalam sejarah MotoGP. Tiga gelar juara dunia yang diraih pada 2010, 2012 dan 2015 adalah bukti sahih kehebatan rider asal Spanyol tersebut.

(Lorenzo saat membela Yamaha pada 2016)
Bahkan, Lorenzo tercatat sebagai satu-satunya pembalap yang pernah mengalahkan Casey Stoner, Valentino Rossi dan Marc Marquez, dalam usahanya merebut gelar juara dunia MotoGP. Lorenzo mengalahkan Stoner dan Rossi saat menjadi jawara MotoGP 2010 dan 2012.
BACA JUGA: Lorenzo Akui Masih Kesulitan Bersaing di Posisi Depan
Kemudian pada 2015, Lorenzo mengalahkan Rossi yang harus duduk di posisi dua, dan Marquez di tangga ketiga. Sekarang yang jadi pertanyaan, kapan Lorenzo akan kembali bersaing di jalur juara dunia MotoGP?
Bukan tak mungkin, jawabannya ada di MotoGP 2021. Musim tersebut merupakan musim kedua Lorenzo membela Repsol Honda. Biasanya, perbaikan hasil selalu didapatkan Lorenzo di musim kedua membela sebuah tim. Saat pertama kali membela Yamaha pada 2008, Lorenzo hanya finis di posisi empat. Semusim kemudian, Lorenzo menyelesaikan kompetisi di tangga kedua.

Sementara ketika membela Ducati, posisi Lorenzo memang mengalami penurunan. Setelah finis ketujuh di MotoGP 2017, ia hanya menyelesaikan kompetisi di urutan kesembilan semusim setelahnya. Akan tetapi, pada MotoGP 2017, Lorenzo harus melewatkan lima balapan karena mengalami cedera. Jika tidak mengalami cedera, hasil lebih baik diyakini diraih Lorenzo.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.