nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hopkins Kagumi Sikap Kesatria Rins yang Minta Maaf ke Morbidelli

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 11:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 27 38 2109992 hopkins-kagumi-sikap-kesatria-rins-yang-minta-maaf-ke-morbidelli-fBztj9sUb8.jpg Alex Rins (Foto: MotoGP)

HAMAMATSU – Legenda MotoGP, John Hopkins, mengagumi sikap kesatria yang ditunjukkan pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, usai MotoGP Aragon 2019 selesai. Rins meminta maaf kepada Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang harus gugur di lap pertama akibat manuver berbahaya yang dilakukannya.

Rins memulai balapan di Sirkuit Aragon, Minggu 22 September 2019, dari posisi ke-12. Posisi awal yang buruk membuat pemenang MotoGP Inggris 2019 itu pun berusaha sekuat tenaga untuk memangkas jarak dengan pembalap terdepan dalam waktu singkat.

Insiden antara Alex Rins dan Franco Morbidelli di Sirkuit Aragon (Foto: MotoGP)

Namun, keinginan Rins diaplikasikan dengan manuver berbahaya yang akhirnya memakan korban yakni Morbidelli. Motor Rins menyenggol kuda besi Morbidelli sehingga pembalap Petronas itu pun terjatuh dan tak bisa melanjutkan balapan. Sementara itu, Rins bisa melanjutkan balapan hingga akhir dengan menyegel posisi sembilan.

BACA JUGA: Morbidelli Maafkan Rins Terkait Insiden di MotoGP Aragon 2019

Setelah balapan selesai, Rins ditemani Manajer Tim Suzuki, Davide Brivio, langsung mendatangi garasi Petronas guna meminta maaf kepada Morbidelli atas insiden di lap pertama tersebut. Rins terekam kamera meminta maaf dan diterima dengan tangan terbuka oleh Morbidelli serta timnya.

Alex Rins (Foto: Suzuki Racing)

Hopkins yang melihat kejadian itu kagum dengan Rins karena ia pun pernah melakukan serupa. Hopkins menilai butuh keberanian yang cukup besar bagi pembalap yang sudah menyebabkan orang lain gagal finis untuk meminta maaf secara langsung.

“Ia (Rins) menunjukkan kecepatan bagus sepanjang Aragon dan itu yang sebenarnya, tetapi dia berjuang di kualifikasi. Kemudian itu berubah dari buruk menjadi bencana dengan manuver mengerikan yang menjatuhkan Morbidelli,” ujar Hopkins, seperti yang dikutip dari laman resmi MotoGP, Jumat (27/9/2019).

“Ini adalah sesuatu yang tidak disukai pembalap dan untuk melakukannya itu merupakan hal yang mengerikan. Akan tetapi pada akhir lomba, itu menunjukkan sportivitas yang hebat dengan berjalan penuh rasa malu untuk meminta maaf. Sayangnya saya pernah melakukan hal yang sama beberapa kali,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini