ALCANIZ – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, mengakui kekuatan rider Repsol Honda Marc Marquez usai tampil pada balapan seri ke-14 musim ini. Sebagaimana diketahui, Marquez berhasil finis terdepan dengan terpaut waktu hingga lima detik dengan pembalap di posisi kedua pada balapan ayng berlangsng di Sirkuit Aragon, Minggu 22 September 2019 kemarin.
Sementara Petrucci yang berjuang sejak sesi kualifikasi hanya mampu menduduki posisi ke-12 di akhir balapan. Melihat hasil balapan di Aragon tersebut, Petrucci pun mengakui kalau Marquez memang layak untuk menang musim ini.
Baca juga: Ducati Harus Terus Berkembang demi Kalahkan Marquez

“Dengan hasil ini (MotoGP Aragon 2019) jelas kami masih harus melakukan penigkatan. Anda bisa melihatnya, mengalahkan Marc selalu sangat sulit. Andrea (Dovizioso) sangat kuat, ia berkali-kali memperebutkan kemenangan, tapi itu masih belum cukup untuk bisa mendekati Marc,” ujar Petrucci, melansir dari laman Speedweek, Jumat (27/9/2019).
“Tak diragukan lagi dia (Marquez) adalah salah satu pembalap yang layak juara, mengingat caranya berkendara dan semua hal yang mampu ia lakukan,” tambahnya.
Saat ini, Petrucci sendiri mengaku enggan terus terbebani hasil akhir. Pembala Italia itu mengimbau kepada timnya untuk terus berusaha meningkatkan performa Desmosedici jika ingin bersaing dengan Repsol Honda dan Marc Marquez.

“Saya tak yakin revolusi motor harus dilakukan, yang hanya harus lebih baik di semua aspek, karena kami tak boleh lupa bahwa Ducati tengah menghadapi pembalap terkuat dalam sejarah, yang juga punya motor kuat. Demi meraihnya, harus bisa meningkat dari segala aspek,” tutupnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.