BRNO – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasa kurang puas dengan hasil MotoGP Republik Ceko 2019 yang berlangsung pada Minggu 4 Agustus 2019. Namun begitu, kekecewaan Quartararo cukup terobati karena tujuan utamanya di Sirkuit Brno tercapai.
Setelah mengalami rangkaian yang cukup menyulitkan, Quartararo menyadari tak memasong target tinggi pada saat balapan. Ia hanya berharap bisa menyelesaikan balapan di posisi delapan besar dan tampil sebagai rookie terbaik.
Baca juga Finis Ke-8 di Brno, Petrucci: Itu Balapan Terburuk Saya
Target itu pun berhasil dicapai kala Quartararo mampu menyelesaikan balapan di tempat ketujuh dan tampil sebagai rookie terbaik. Ia berhasil mengalahkan rookie terdekat yakni Francesco Bagnaia dari Tim Pramac Ducati yang finis di posisi ke-12.

“Pada Sabtu adalah hari yang sulit, jadi pada Minggu tujuan saya adalah menjadi rookie terbaik dan mencoba berada di posisi delapan besar. Hasilnya, kami bisa mencapai kedua tujuan itu,” ungkap Quartararo, melalui laman resmi Tim Petronas Yamaha SRT, Senin (5/8/2019).
Akan tetapi, perjuangan besar pun harus dilalui Quartararo untuk bisa finis di posisi ketujuh. Pembalap berpaspor Prancis itu tidak menyangkal jika harus bekerja keras dalam penggunaan ban agar bisa meraih posisi terbaik.

“Ini adalah balapan pertama saya, di mana saya merasa harus bekerja keras untuk menyelamatkan ban dan saya belajar banyak dari itu,” pungkas pembalap berusia 20 tahun tersebut.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.