BRNO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, hanya bisa finis di posisi keenam kala melakoni gelaran MotoGP Republik Ceko 2019. Kondisi tersebut nyatanya tak membuat pembalap asal Italia itu merasa puas.
Dalam balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Brno tersebut, Rossi start dari posisi ketujuh. Meski begitu, sang ikon MotoGP memiliki ambisi untuk bisa bersaing dengan para pembalap di jajaran depan. Tak ayal, ketika keinginannya tersebut tak terwujud, ia pun merasa kecewa.
Baca juga: Ini yang Bikin Marquez Semringah Usai Menangi MotoGP Republik Ceko

Kendati demikian, apa yang diriah Rossi pada balapan kali ini sebenarnya lebih baik ketimbang empat seri sebelumnya. Pada seri terakhir di Jerman, pembalap berjuluk The Doctor itu hanya bisa finis kedelapan. Sedangkan jika menarik tiga seri ke belakang lagi, ia selalu gagal finis.
“Tempat keenam tidak menginspirasi antusiasme, tetapi itu bekerja lebih baik daripada di Grand Prix terakhir. Saya bisa mengendarai motor saya lebih baik, tetapi lima pembalap di depan saya lebih cepat daripada saya. Lagi pula, saya telah mengalami peningkatan, itu positif,” jelas Rossi, menyadur dari Speedweek, Senin (5/8/2019).
Lebih lanjut Rossi menjelaskan bahwa yang menjadi salah satu faktor yang membuatnya tampil tidak begitu bagus tahun ini adalah karena performa mesin Yamaha. Diakui olehnya kalau tahun ini ia kehilangan kecepatan.

"Tahun ini, perbedaan besar dalam performa mesin adalah masalah terbesar kami. Kami kehilangan kecepatan dan kecepatan tertinggi. Kami kehilangan terlalu banyak waktu pada motor terbaik di trek lurus,” terang Rossi.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.