nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Telah Gugur, Shesar Puas dengan Pencapaiannya di Thailand Open 2019

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 03 Agustus 2019 08:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 03 40 2087183 meski-telah-gugur-shesar-puas-dengan-pencapaiannya-di-thailand-open-2019-Zj8u8qcWMq.jpg Shesar Hiren Rhustavito. (Foto: PBSI)

BANGKOK – Indonesia sudah tak memiliki perwakilannya di ajang Thailand Open 2019. Empat wakil Tanah Air yang sebelumnya sudah tampil di babak perempatfinal, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, Fitriani, dan Shesar Hiren Rhustavito, gagal memastikan diri melaju ke semifinal lantaran kalah dari lawan-lawannya pada Jumat 2 Agustus 2019.

Meski begitu, Shesar yang merupakan perwakilan tunggal putra Indonesia, tetap merasa bersyukur atas pencapaiannya di Thailand Open 2019. Pasalnya ia akhirnya merasakan juga bermain di perempatfinal turnamen berlevel super 500.

Baca Juga: Kevin Sanjaya Ungkap Perbedaan Endo/Watanabe dengan Ganda Jepang Lain

Aksi Shesar saat sedang membela Indonesia

Jadi, berada di perempatfinal Thailand Open 2019 merupakan suatu pencapaian tersendiri untuk pebulu tangkis berusia 25 tahun tersebut. Ia pun puas dengan penampilannya di turnamen itu.

Terlebih banyak dari sesi latihan yang dianggap Shesar berhasil ia terapkan di pertandingan Thailand Open 2019 sehingga membuatnya lolos hingga ke babak perempatfinal. Namun, Shesar hanya kecewa karena penutupannya di Thailand Open 2019 berjalan kurang baik.

Shesar tepatnya kalah dari perwakilan asal Malaysia, Lee Zii Jia, dengan skor 21-11, 14-21, dan 13-21. Ia merasa kurang tampil maksimal dan banyak membuat kesalahan sehingga mampu dikalahkan oleh Lee.

“Sedikit puas sama penampilan saya di turnamen ini, ada yang dilatih di latihan sudah bisa keluar. Ada juga yang bikin tidak puas, dari permainan hari ini (Jumat),” cerita Shesar, dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (3/8/2019).

Aksi Shesar saat sedang membela Indonesia

“Hal bikan tidak puas karena tak bisa maksimal, game kedua ketiga terlalu gampang buang poin. Kalau soal capek sih tidak begitu capek, lawan juga capek kan main rubber terus," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini