JAKARTA - Kejuaraan Indonesia Open menjadi yang pertama di sepanjang sejarah berdirinya Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin). Selain untuk menjaring atlet-atlet unggulan, kejuaraan juga dihelat untuk lebih mengenalkan olahraga menembak ke masyarakat luas.
Ketua Umum (Ketum) Perbakin, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto mengatakan, semua nomor yang dipertandingkan di SEA Games Filipina 2019 turut dipertandingkan pada Indonesia Open dan SEASA (South East Asia Shooting Association) Championship. Sebanyak 11 negara ambil bagian di SEASA, sementara sembilan lainnya mengikuti Indonesia Open.
Baca juga Kevin Sanjaya Gagal Raih Kado Manis di Hari Ulang Tahunnya
SEASA sebetulnya hendak digelar di Taiwan. Namun, lobi dari Perbakin berhasil membuat lokasi akhirnya dipindahkan ke Indonesia. Maka, ajang Indonesia Open dan SEASA ke-43 yang digelar bersamaan, dijadikan ajang membiasakan para atlet bertanding sekaligus mengukur serta mengintip kekuatan lawan.

"Target kita sederhana, apapun jenis olahraga semoga lebih sering bertanding. Dengan begitu atlet-atlet kita terbiasa menghadapi rival," ujar Letjen TNI Joni Supriyanto di markas Perbakin, Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Jumat (2/8/2019).
"Karena SEASA hanya terbatas di Asia Tenggara, kita juga gelar Indonesia Open yang pertama. Harapannya mampu melihat kekuatan atlet menembak dunia yang tidak hanya turun di SEA Games, tetapi juga Olimpiade," imbuhnya.

Sebanyak 400 atlet, termasuk dari Indonesia, akan bertanding di ajang yang digelar pada 18-27 Agustus 2019 tersebut. Letjen Joni Supriyanto berharap atlet-atlet Indonesia yang diberi kesempatan tampil, dapat memetik pengalaman berharga di samping mengejar gelar juara.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.