CLERMONT-FERRAND – Michelin tidak bisa bersantai usai pekan balapan MotoGP Belanda 2019. Sebab, pekan balapan MotoGP Jerman 2019 sudah di depan mata sehingga pabrikan ban asal Prancis itu kembali harus bekerja keras menyediakan karet hitam terbaik.
Berbeda dengan ban yang dibawa ke Sirkuit Assen, Michelin kali ini membawa ban depan dan belakang berdesain asimetris untuk semua kompon. Setiap pembalap dan tim diberikan pilihan menggunakan tiga kompon ban kering (soft, medium, dan hard) dengan bagian yang lebih keras di kiri.

Baca juga: Rins Janjikan Penampilan Oke di MotoGP Jerman 2019
Sementara untuk ban kering, Michelin menyediakan dua ban soft dan satu medium dengan desain asimetris khusus di ban belakang. Desain tersebut dipilih karena Sirkuit Sachsenring, tuan rumah MotoGP Jerman 2019 punya 10 tikungan ke kiri dan tiga ke kanan.
“Ini akan menjadi pekan yang sangat sibuk buat semua orang. Kami sudah paham kebutuhan dari setiap pembalap dan tim di trek ini, sebuah trek yang pendek serta salah satu yang paling lambat di kalender,” papar Direktur Balap Roda Dua Michelin, Piero Taramasso, mengutip dari Corse di Moto, Kamis (4/7/2019).
“Trek ini sangat kejam untuk sisi kiri ban. Karena itu, kami membawa ban dengan kompon spesifik di Jerman. Ini merupakan salah satu trek yang kerap menciptakan kejutan. Kami harus membawa pilihan ban yang mampu bekerja dalam segala kondisi,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.

Selain ajang balap MotoGP, Michelin juga harus menyediakan ban untuk ajang balap MotoE yang akan melakukan debutnya di Sachsenring. Balapan motor elektrik itu akan berlangsung lebih pendek dari MotoGP, yakni hanya 10 putaran alias 45 menit.
(Fetra Hariandja)