nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vettel Yakin Persaingannya dengan Leclerc Bakal Untungkan Ferrrari

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 03 Juni 2019 07:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 02 37 2063242 vettel-yakin-persaingannya-dengan-leclerc-bakal-untungkan-ferrrari-4SqtsL42IZ.jpg Duo Scuderia Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc (Foto: Scuderia Ferrari/Twitter)

MARANELLO – Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, yakin persaingan internal antara dirinya dengan Charles Leclerc bakal menguntungkan tim. Sebab, persaingan tersebut akan mendorong kemampuan mobil SF90 hingga batas kemampuan maksimal, sesuatu yang belakangan menjadi pertanyaan.

Performa mobil balap SF90 milik Scuderia Ferrari memang disorot sejak seri perdana di Australia, akhir Maret 2019. Sebab, mobil tersebut mampu tampil garang di sesi latihan pramusim, tetapi loyo ketika mulai memasuki musim balap yang sesungguhnya.

Charles Leclerc

(Baca juga: Vettel Akui Khawatir Lihat Senggolan Bottas-Verstappen di Pit Stop)

Di tengah jebloknya performa SF90, Scuderia Ferrari masih bersikeras menerapkan team order dalam empat dari lima balapan pembuka Formula One (F1) 2019. Tim yang berbasis di Maranello itu jelas memprioritaskan Sebastian Vettel daripada Charles Leclerc meski nama yang disebut terakhir mampu melaju lebih cepat.

Team order menyimpan bahaya besar berupa perseteruan internal antara kedua pembalap. Namun, Sebastian Vettel tidak merisaukan persaingannya dengan Charles Leclerc. Sebab, Scuderia Ferrari bisa mengambil banyak manfaat dari situasi tersebut.

Sebastian Vettel dan Charles Leclerc (Foto: Scuderia Ferrari/Twitter)

“Menurut saya persaingan itu positif untuk tim. Kami saling mendorong satu sama lain. Kalau mau jujur, saya tidak pernah mendapat rekan setim yang lebih mudah di masa lalu. Sangat jelas kalau Charles adalah pembalap yang berbakat dan cepat,” ujar Sebastian Vettel, dilansir dari Crash, Senin (3/6/2019).

“Jadi, saya pikir ini situasi yang baik untuk tim karena ada dua pembalap yang mendorong mobil hingga batas kemampuan, pertama sejauh mana kemampuan mobil, dan kedua bagaimana memperbaiki kekurangan mobil,” tegas pembalap berusia 31 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini