NANNING – Pebulu tangkis ganda putri, Greysia Polii, menyebut Tim Indonesia datang ke Piala Sudirman 2019 dengan rendah hati meski diunggulkan di tempat ketiga. Namun, Tim Indonesia tetap menargetkan kemenangan demi membawa pulang trofi yang terakhir kali mampir ke Jakarta pada 1989 tersebut.
Chef de Mission (CdM) Indonesia, Achmad Budiharto, berharap Greysia Polii dan kawan-kawan setidaknya dapat memperbaiki prestasi di Piala Sudirman 2019. Sebab, pada penyelenggaraan terakhir dua tahun lalu di Australia, Indonesia hanya menempati posisi juru kunci di penyisihan grup.
Greysia Polii mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan yang lain tidak mau peduli apa kata lawan dan penonton. Sebab, mereka fokus memberikan yang terbaik di atas lapangan. Meski datang dengan kerendahan hati, perempuan berusia 31 tahun itu berjanji akan mengerahkan kemampuan terbaik.

(Baca juga: Susy Susanti Ungkap Kerinduan Boyong Piala Sudirman ke Indonesia)