JAKARTA – Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, mengungkapkan alasan memilih Ni Ketut Mahadewi Istarani di ajang Piala Sudirman 2019. Ia pun mengesampingkan ganda kedua Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta untuk mendampingi Greysia Polii/Apriyani di ajang dua tahun sekali itu.
Eng sendiri memiliki pertimbangan dalam membawa tiga pemain ganda putri pada Piala Sudirman 2019. Pasalnya terpilihnya Ketut memang agak mengejutkan karena pemain kelahiran Bali itu saat ini tidak memiliki pasangan tetap.

Kehadiran Ketut sendiri memang disebut sebagai pemain pelapis. Eng sendiri sejatinya akan sangat mengandalkan Greysia/Apriyani yang merupakan pasangan dengan ranking tertinggi dan memiliki kemampuan individu terbaik.
Baca juga Dovizioso Girang Gunakan Livery Khusus di MotoGP Prancis 2019
Karena itu, Greysia/Apriyani akan menjadi satu-satunya andalan Indonesia di nomor ganda putri. Namun, untuk mengantisipasi hal buruk, Eng membutuhkan satu pemain untuk bisa dipasangkan dengan Greysia atau Apriyani. Walaupun hal itu akan dilakukan jika kondisi Greysia/Apriyani berada dalam keadaan darurat.

“Hingga saat ini yang paling konsisten dan stabil hanya Greysia/Apriyani. Kalau saya pribadi, di ganda putri mau menurunkan yang terbaik. Semua pertimbangan membawa tiga pemain itu dilihat dari kebutuhan tim juga, yang terbaik untuk tim,” ungkap Eng, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (10/5/2019).
“Ketut dipilih masuk tim karena dia paling fleksibel. Dilihat dari performance, lihat dari permainan, dia bisa dipasangkan dengan siapa saja, termasuk dengan Greysia dan Apriyani. Kemungkinan ubah kombinasi itu ada, tapi kalau keadaan darurat. Saya pribadi tetap ingin menurunkan yang terbaik, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.