MUNDERFING – Pembalap KTM Red Bull, Pol Espargaro, curhat soal kendala yang dialaminya dalam mengembangkan kuda besi KTM, RC16. Menurut Pol, RC16 musim ini jauh lebih baik dibandingkan dua musim lalu saat dirinya pertama kali bergabung ke tim pabrikan asal Belgia itu.
Pol menceritakan bahwa dirinya banyak mengalami naik turun pada musim 2017 bersama RC16. Pembalap berpaspor Spanyol itu tercatat lima kali gagal menyentuh garis finis karena terjatuh saat balapan. Kendati demikian, adik Aleix Espargaro itu tak sepenuhnya menyalahkan RC16.

Pol paham bahwa apa yang dialaminya waktu itu sebagai hal yang wajar. Sebab, RC16 memang masih membutuhkan banyak pengembangan di musim 2017. Pol mengibaratkan motor KTM itu seperti kertas putih yang belum tertulis apa pun. Selain itu, Pol pun mengaku kerap mengendarai RC16 hingga batas maksimal sehingga terkadang itu memicu kecelakaan.
BACA JUGA: Pol Espargaro Nikmati Persaingan dengan Aleix di MotoGP Argentina 2019
Namun, pada musim ini keadaan telah berubah karena RC16 telah jauh berkembang. Pol pun sudah merasakan perkembangan RC16 sejak akhir musim lalu saat dirinya menjadi pemenang MotoGP Valencia 2018.

“Anda tidak bisa percaya, membandingkan motor sekarang dengan bagaimana itu saat di Qatar pada tahun pertama (saya). Motor ini berasal dari kertas putih, belum ada yang diperbuat pada motor ini dan kami perlu mengembangkan motor dari nol. Itu sangat sulit. Banyak tabrakan yang saya alami, saya tidak mengatakan itu karena motornya, tetapi itu karena saya terkadang harus membalap hingga batas maksimal,” ujar Pol, seperti yang dikutip dari Motorsport, Rabu (10/4/2019).
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.