nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rossi Terkejut Dua Muridnya Tampil Lebih Cepat di Tes Pramusim Malaysia

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 13:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 11 38 2016310 rossi-terkejut-dua-muridnya-tampil-lebih-cepat-di-tes-pramusim-malaysia-KZdgLgxO4m.jpg Valentino Rossi. (Foto: AFP)

LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, tak menyangka dua anak muridnya, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia, bakal tampil lebih apik darinya di tes pramuism MotoGP Malaysia 2019. Perasaan Rossi pun campur aduk usai melihat hasil tersebut.

Di tes pramusim MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari 2019, Bagnaia dan Morbidelli memang tampil trengginas. Bagnaia bahkan bisa bertengger di posisi kedua pada hasil keseluruhan tes, sementara Morbidelli berada di tempat kedelapan. Hasil yang diraih keduanya jauh lebih baik dari Rossi yang hanya bisa menempati posisi ke-10.

Francesco Bagnaia

Melihat hasil ini, Rossi tak memungkiri dirinya sedikit khawatir bakal kalah saing dari dua muridnya di ajang MotoGP 2019. Saat menerima Bagnaia dan Morbidelli di Akademi VR46, The Doctor –julukan Rossi– mengaku tak pernah menduga kedua muridnya tersebut bakal tampil lebih baik darinya di masa yang akan datang.

BACA JUGA: Rossi: Bagnaia Pembalap yang Patut Diawasi di MotoGP 2019

Meski khawatir, Rossi mengaku tetap senang melihat perkembangan pesat yang ditunjukkan dua muridnya tersebut. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan akademi yang didirikannya telah bekerja dengan baik.

Franco Morbidelli dan Valentino Rossi

"Kami sebenarnya memiliki penampilan yang sama bagus, tetapi sulit untuk tetap berada di depan mereka. Jika Bagnaia terus menambah kinerjanya, saya terpaksa mengatakan harus meracuni mereka berdua!” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Senin (11/2/2019).

“Ketika kami memulai proyek akademi dengan dua pembalap ini (Morbidelli dan Bagnaia), saya tidak pernah berpikir kami akan berada di tempat ini. Saya tidak berpikir pembalap kami bisa mengalahkan saya. Di satu sisi, saya khawatir. Tetapi di sisi lain, saya senang karena itu menunjukkan akademi kami bekerja dengan baik. Kami membantu pembalap kami untuk bertarung,” tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini