Menpora Masih Pikir-Pikir Bonus untuk Miftahul Jannah

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 10 43 1961940 menpora-masih-pikir-pikir-bonus-untuk-miftahul-jannah-ofn9EJhEI5.jpg Atlet blind judi Indonesia, Miftahul Jannah dan Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Badriyanto/Okezone)

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengaku belum tahun bonus apa yang akan diberikan kepada atlet blind judo, Miftahul Jannah, yang didiskualifikasi di ajang Asian Para Games 2018. Didiskulifikasinya Miftah itu karena ia menolak lepas hijab saat pertandingan cabang olahraga (cabor) tersebut, tepatnya di kelas 52 kilogram putri Asian Para Games 2018.

"Keponya sekarang, nanti saja, bareng-bareng nanti dengan atlet yang lain, yang pasti saya belum mendengar permintaan dari Miftah," ungkap Imam Nahrawi di GBK Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

Baca Juga: Daftar Atlet Indonesia Peraih Medali hingga Hari Keempat Asian Para Games 2018

Miftahul Jannah, Pejudo Indonesia yang Pilih Didiskualifikasi ketimbang Lepas Jilbab

Lebih lanjut, Imam Nahrawi mempersilahkan Miftah untuk menyampaikan harapan dan keinginannya dihadapan awak media. Politisi PKB itu akan berupaya menghargai kegigihan atlet asal Aceh itu yang berjuang dan menginspirasi atlet muslimah dunia.

"Untuk itu Miftah enggak bisa dan Miftah enggak tahu apa yang harus Miftah minta, jadi Miftah kembalikan lagi ke Bapak (Imam Nahrawi), apapun yang Bapak berikan Miftah terima," kata Miftah kepada Imam Nahrawi.

Menerima jawaban seperti, Imam Nahrawi hanya mendoakan Miftah agar menajd perempuan sholehah yang menginspirasi. Ia berharap Miftah dikaruniai suami yang baik dan dapat membimbingnya.

Miftahul Jannah, Pejudo Indonesia yang Pilih Didiskualifikasi ketimbang Lepas Jilbab

"Sudah itu saja dulu, yang pasti sama kayak Asian Games kemarin, selebihnya beri waktu saya dua sampai tiga jam untuk berpikir untuk mengambil apa yang kira-kira bisa kami lakukan lebih lanjut untuk Miftah," pungkasnya.

Sekedar informasi, Miftahul didiskualifikasi dari pertandingan judo difabel netra Asian Para Games 2018 melawan atlet Mongolia, Oyun Gantulga yang berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta pada Senin 8 Oktober kemarin karena menolak lepas jilbab.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini