SACHSENRING – Masa depan Alex Marquez terhadap kiprahnya di kejuaraan dunia Moto2 memang tengah kencang dispekulasikan. Terlebih setelah muncul indikasi kuat bahwa Marquez memiliki rencana untuk naik kelas ke MotoGP pada musim depan.
Terlebih tiga rival utama Marquez dalam perburuan titel juara dunia Moto2 2018, yaitu Francesco Bagnaia, Miguel Oliveira dan Joan Mir, sudah dipastikan naik ke MotoGP tahun depan. Yang mana Bagnaia bakal memperkuat Tim Pramac Ducati, Oliveira bakal berada di KTM Tech 3, sementara Mir bakal gabung ke Tim Suzuki Ecstar.

Sejauh ini Marquez kabarnya tengah diminati oleh tim satelit Yamaha, yakni SIC (Sepang International Circuit) Racing, untuk menjadi pembalap mereka tahun depan. Namun sang kakak, Marc Marquez, sedikit pesimis terkait peluang adiknya gabung ke Tim SIC Racing.
Baca Juga: Marquez Rayakan Kemenangan di Tribun Bersama Para Penggemarnya
Marquez pun membeberkan mengapa dirinya sedikit ragu manajemen Tim Yamaha menunjuk sang adik sebagai pembalap mereka. Marquez menilai sangat berkuasanya Valentino Rossi di Tim Yamaha bisa mempengaruhi keputusan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Marquez dan Rossi sendiri memang memiliki hubungan yang tidak harmonis. Bahkan beberapa waktu lalu baik Marquez maupun Rossi sempat saling lempar sindirian terkait insiden di MotoGP Argentina 2018.
“Adik saya dan manajemennya tengah berdiskusi, tapi entah apa saya bisa bicara banyak. Yamaha bisa jadi pilihan, tapi di sana kami tidak disambut terlalu baik. Jadi situasi kami memang merupakan perkecualian,” jelas Marquez, seperti disadur dari Marca, Rabu (18/7/2018).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.