Menanggapi hal tersebut, Bos Repsol Honda, Alberto Puig, menerangkan bahwa Marquez melakukan rangkaian kejadian konyol tersebut karena sang pembalap panik. Sejak awal balapan, Marquez sudah dibuat panik karena motornya sempat mati. Dari situ, Puig menilai kalau balapan berjalan semakin buruk bagi Marquez karena hukuman demi hukuman yang terus didapat oleh The Baby Alien.
“Saya pikir itu benar-benar hari yang rumit bagi Marc. Biasanya, motornya tidak mengalami masalah di grid dan itu adalah poin awalnya. Dari sana, maksud saya terjadi kelanjutan dari keadaan yang membuat menjadi semakin rumit,” ungkap Puig, menukil dari Crash, Selasa (10/4/2018).
“Pastinya seorang pembalap bertindak berdasarkan apa yang dia pikirkan dan percayai ketika dia melihat situasi itu. Sebagaimana yang Anda bisa bayangkan ketika Anda berada di grid awal dengan 20 pembalap di belakang Anda dengan mesin motor mereka yang menyala, Anda ingin berada dalam posisi yang aman,” tukas Puig.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.