CALIFORNIA – Bos Haas, Guenther Steiner, telah buka suara seputar kabar miring mengenai tuduhan bahwa mobil balap musim 2018 mereka merupakan replika Ferrari musim lalu. Hal tersebut kian santer berembus ketika tim yang berbasis di California, Amerika Serikat ini sukses meraih hasil memuaskan saat sesi kualifikasi di Australia.
Sejak bergabung dengan Formula One (F1) pada musim 2016, Haas memang tidak memberikan balapan yang menonjol. Mereka hanya mampu bersaing dengan tim papan bawah seperti Sauber, Renault dan Toro Rosso.
Namun sebuah gebrakan besar berhasil ditunjukkan oleh Haas pada awal F1 musim 2018 dengan meraih peringkat tujuh teratas dalam sesi kualifikasi. Namun, pada saat balapan di Sirkuit Albert Park, Australia pada 25 Maret 2018, baik Kevin Magnussen maupun Romain Grosjean harus gagal menyelesaikan balapan karena mengalami masalah teknis saat memasuki pit stop.
Tentunya hal ini menjadi tanda tanya besar bagi beberapa tim F1 yang sebelumnya lebih unggul ketimbang Haas. Mereka menilai Haas telah melakukan kerjasama secara ilegal dengan Ferrari setelah melihat banyaknya kemiripan antara mobil balap Haas musim 2018 dengan mobil balap Ferrari musim lalu.
Mendengar hal tersebut, Steiner akhirnya buka suara perihal desain mobilnya yang sangat mirip dengan milik Ferrari musim lalu. Ia mengaku memang mengambil contoh desain mobil yang dimiliki oleh Ferrari musim lalu dengan upaya menemukan kecepatan yang lebih saat berada di lintasan.
Baca Juga:
(Renault Kian Beringas di F1 2018 Usai Diimingi Bonus Rp308 Miliar)
“Mereka melihat mobil kami seperti mobil hantu. Mobil kami memang terlihat sangat mirip dengan mobil yang dimiliki Ferrari musim lalu. Haruskah kami menyalin mobil dari tim lain yang ada di belakang kami? Atau kami harus meniru mobil yang mampu berjalan dengan cepat? Berikan saya jawaban untuk hal tersebut,” tegas Steiner, menyadur dari Beyond the Flag, Minggu (1/4/2018).
“Kami memiliki wheelbase yang sama sebagai Ferrari. Kami juga harus memiliki suspensi yang sama dengan mereka. Mengapa kami melakukan perbedaan? Ini semua logika. Kami tidak bisa menjadi Ferrari musim lalu karena memiliki wheelbase yang sama dengan Ferrari musim ini,” lanjutnya.
(Leonardus Selwyn)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.