FAENZA – Bos Tim Aprilia, Romano Albesiano, mengaku kecewa dengan raihan timnya di MotoGP 2017. Hal tersebut disebabkan tim asal Italia itu harus puas berada di posisi paling buncit baik di klasemen akhir pabrikan atau pun tim. Lebih mengesalkan lagi, Aprilia kalah dari pendatang baru yakni KTM.
Pada musim 2017, Aprilia harus mengakui keunggulan KTM yang merupakan tim debutan pada tahun lalu. Pada klasemen akhir tim, Aprilia harus puas duduk di posisi 12 dengan mengumpulkan 67 poin. Sementara KTM duduk di posisi 10 dengan koleksi 84 poin.
Sedangkan pada klasemen akhir pabrikan, Aprilia lagi-lagi duduk di posisi terakhir yakni enam dengan 64 poin. KTM berhasil unggul satu tingkat di posisi kelima dengan mengoleksi 69 poin. Hal tersebut jelas membuat jengkel Albesiano yang tentu lebih lama mengaspal di MotoGP.
Baca juga Lorenzo: Tekad Menang Dall'Igna Sangatlah Besar
“Saya tidak berpikir bahwa mereka (KTM) mengalahkan kami. Kami lebih cepat di setiap balapan. Tapi kami memiliki banyak kelonggaran, dan lebih banyak sial,” ungkap Albesiano, mengutip dari Speedweek, Rabu (28/2/2018).
“Saya sangat menghargai apa yang telah dilakukan KTM. Tapi motor kami berada di level yang lebih tinggi tahun lalu. Motor kami lebih cepat, seperti yang sering kami tunjukkan. Sedangkan untuk poin, mereka mampu mengalahkan kami,” tambahnya.
Musim lalu, Aprilia sangat mengandalkan satu pembalapnya yakni Aleix Espargaro untuk bisa berbicara banyak. Sayang, rekannya yakni Sam Lowes tak membantu banyak. Sementara KTM memiliki duet yang cukup baik bersama Pol Espargaro dan Bradley Smith.
Baca juga Lorenzo Akui Miliki Kesamaan dengan Bos Ducati
Memang dari segi individu, Aleix Espargaro menjadi yang terbaik di antara kedua pembalap KTM. Namun secara pabrikan, KTM lebih baik. Sejatinya Aprilia nyaris memiliki keunggulan atas KTM di klasemen akhir pabrikan. Tapi blunder yang dilakukan Aleix di MotoGP Valencia mengakibatkan peringkat Aprilia harus puas berada di posisi buncit.
“Tentu saja saya tidak senang dengan itu. Sebagai contoh, balapan terakhir tahun lalu kami hanya harus menyelesaikan (balapan), maka kami akan memiliki lebih banyak poin. Tapi Aleix ingin membawa pulang hasil yang sangat bagus, tapi malah jatuh,” lanjutnya.
“Musim lalu kami melaju dengan prinsip pembalap itu sendiri. KTM mengalahkan kami di kompetisi ini. Jadi selamat,” tutupnya.
(Fetra Hariandja)