Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ganda Putri Gemilang di Kejurnas PBSI 2017, Ini Tanggapan Pelatih Pelatnas Rudy Gunawan

Arsan Mailanto , Jurnalis-Sabtu, 02 Desember 2017 |15:31 WIB
Ganda Putri Gemilang di Kejurnas PBSI 2017, Ini Tanggapan Pelatih Pelatnas Rudy Gunawan
Tania/Vania. (Foto: Okezone/Arsan Mailanto)
A
A
A

PANGKALPINANG – Pelatih ganda putri Pelatnas, Rudy Gunawan, memberikan tanggapan terkait prestasi anak didiknya di Kejurnas PBSI 2017. Dalam ajang tersebut, ganda putri Pelatnas telah memastikan gelar sejak semifinal. Putri-putri Cipayung itu berhasil memborong empat tiket semifinal.

Laga yang digelar pada Jumat 1 Desember malam tersebut berlangsung sengit. Meski melawan rekan satu tim, kedua partai semifinal menyajikan permainan sengit.

Pasangan ganda Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil memastikan tempat final terlebih dahulu. Mereka berhasil meraih tiket partai puncak setelah berhasil mengalahkan Meirisa Cindy Sahputri/Virni Putri dengan skor 9-21, 23-21 dan 21-15 dalam tempo 74 menit.

BACA JUGA: Tumbangkan Bellaetrix, Dinar Tatap Final Kejurnas PBSI 2017

Langkah Agatha/Fadia berhasil diikuti oleh Tania Oktaviani Kusuma/Vania Arianti Sukoco. Berhadapan dengan Tiara Rosalia Nuraidah/Febriana Dwipuji Kusuma. Tania/Vania juga berjuang dalam drama tiga game. Usai kalah telak 5-21 di game pembuka, mereka berhasil bangkit di game kedua. Menang tipis 22-20, Tania/Vania pastikan tiket final dengan 21-16.

Rudy Gunawan mengakui bahwa penampilan anak-anak di sini sudah baik. "Saya cukup senang atas penampilan atlet-atlet terutama yang masih taruna," ujarnya di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Sabtu (2/11/2017).

Rudy juga memberikan penilaian bahwa anak didiknya sudah memberikan sinyal perkembangan ke arah yang lebih baik.

“Untuk di pratama saat ini mulai berbicara di level senior, meskipun levelnya masih challenge atau international series. Ke depannya saya harap mungkin tidak main di level junior lagi. Namun, kita akan lebih fokus di challenge. Kita sudah tahu kekuatan dari negara-negara lain. Tahun ini kita menjajaki semua," tuturnya.

BACA JUGA: Tatap Final Kejurnas PBSI 2017, Ahsan/Hendra: Kami Akan Tampil Habis-habisan

Meskipun penampilan atlet-atletnya dinilai cukup baik, Rudy tetap akan melakukan promosi dan degradasi.

"Promosi dan degradasi terus berjalan, tidak mungkin tidak ada degradasi dan promosi. Kami pun tetap melakukan pantauan terhadap atlet muda lainnya yang belum di Pelatnas. Atlet-atlet muda seperti Ribka dan Febriana saat ini masih taruna (U19). Mungkin tahun depan kita akan mengambil atlet yang lebih muda, atlet yang lahir 2001 atau 2002," ungkapnya.

(Ramdani Bur)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement