Image

Bonus Tak Kunjung Cair, Atlet Sumsel Hampir Bela Papua

Mewan Haqulana , Jurnalis · Selasa 04 April 2017, 17:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 04 43 1658782 bonus-tak-kunjung-cair-atlet-sumsel-hampir-bela-papua-sVw2sjd58s.jpg Indra saat beraksi di olahraga ski air. (Foto: Istimewa)

PALEMBANG - Keluhan mengenai tak kunjung cairnya bonus penampilan di PON XIX Jawa Barat 2016, begitu ramai terdengar di kalangan atlet Sumatera Selatan (Sumsel). Bahkan, Indra Hadinata, atlet Ski Air andalan Sumsel nyaris hengkang ke provinsi lain lantaran sempat dilirik Papua untuk dibeli dan memperkuat tuan rumah pada PON Papua 2020.

Pasalnya,  usai pagelaran PON di Kota Kembang tahun lalu, bonus yang dijanjikan juga belum kunjung dibagikan sehingga atlet pun menuai kekecewaan.

"Belum lama ini kami ditawari oleh Papua. Indra sempat bimbang karena butuh uang untuk bayar kredit rumah, tapi untung saya nasihati agar tetap jadi atlet Sumsel," ujar Head Coach Ski Air Sumsel Imam Suazi, saat dihubungi Selasa 4 April 2017.

Pasalnya, spesialis slalom peraih medali emas PON di Bumi Pasundan tahun lalu, baru-baru ini kembali mengharumkan nama Sumsel di single event Kejurnas Ski Air 2017 pada 10 hingga 25 Maret 2017 di Jakarta.

Melihat rekam jejaknya yang cukup bagus itulah, usai kompetisi di Jakarta tersebut melalui pelatihnya, pemilik medali emas di Singapura Open, Slam Dunk Championship 2012 se-Asia Pasific, di Bedok Resevoir ini dilirik tuan rumah PON Papua 2020.

"Itulah, saya terus nasehati. Tapi bagaimana lagi. Apalagi, kami kan latihan beda dengan cabor lain, kami Ski Air yang menggunakan BBM untuk latihan," urainya.

Hal senada diungkapkan Head Coach Gulat Sumsel Deni Syaputra yang para atlet besutannya juga mengeluh tentang pencairan dana. Pasalnya, kebutuhan untuk latihan dan vitamin terkendala.

"Bukan hanya atlet, pelatih juga. Kami sudah kehabisan uang untuk latihan dan beli vitamin. Bagaimana mau berprestasi kalau seperti ini," keluhnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini