2016, Musim Terburuk Dani Pedrosa Bersama Honda

Tatang Adhiwidharta, Jurnalis · Kamis 09 Februari 2017 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 09 38 1613474 2016-musim-terburuk-dani-pedrosa-bersama-honda-EZmq7VyUrb.jpg

NAMA Dani Pedrosa dalam ajang balap MotoGP bukanlah sosok asing. Rider Repsol Honda itu telah mencicipi 11 musim di arena premier class. Namun, musim lalu adalah yang terburuk bagi pembalap berusia 31 tahun tersebut.

Seperti diketahui, Pedrosa sukses meraih tiga gelar dunia di ajang Grand Prix yakni GP125 cc pada 2003, GP250 (2004) dan (2005). Menjalani debut di MotoGP pada 2006, namanya melejit dengan berada di papan atas dan tiga kali merebut peringkat runner-up.

Banyak yang menilai, cedera adalah penghalang The Little Spaniard- julukan Pedrosa- untuk menjadi juara dunia. Celakanya terjadi saat mengikuti latihan bebas kedua di Sirkuit Motegi, Jepang. Ia mengalami cedera retak tulang selangka kanan usai mengalami kecelakaan tunggal nan fatal. Alhasil, ia absen di tiga seri balap yakni Jepang, Australia dan Malaysia.

Musim 2016, menjadi mimpi buruk bagi Pedrosa, bagaimana tidak, ia hanya meraih 155 poin, menutup musim dengan berada di posisi enam klasemen pembalap. Hasil tersebut sama seperti musim 2015, tapi kala itu ia sukses mengumpulkan 206 poin dengan berada di posisi empat.

Memasuki musim 2017, pembalap yang memiliki kontrak hingga 2018 itu harus bisa bangkit. Sebab, sudah banyak pesaing macam Andrea Iannone (Suzuki), Maverick Vinales (Yamaha) yang siap tampil meledak.  

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini