Presiden Federasi Tenis Rusia Tak Sabar Lihat Sharapova Beraksi

Tatang Adhiwidharta, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2016 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 05 40 1506416 presiden-federasi-tenis-rusia-tak-sabar-lihat-sharapova-beraksi-UvA9ldmO3w.jpg

MOSKOW -  Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akhirnya memotong masa hukuman petenis asal Rusia, Maria Sharapova. Presiden Federasi Tenis Rusia, Shamil Tarpishev, mengaku senang mendengar kabar tersebut.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu wanita berusia 29 tahun itu dianggap menggunakan doping, tepatnya meldonium di ajang Australia Terbuka 2016. Alhasil pihak ITF menjatuhkan hukuman dua tahun pada Kamis 9 Juni 2016.

Pihak Sharapova pun tak setuju dengan keputusan ITF lantaran hukuman yang diputuskan sangat tidak adil. Lantas mereka mengajukan banding ke CAS. Hasilnya, Sharapova dapat kembali berkompetisi mulai 26 April 2017.

Kabar tersebut disambut gembira oleh Tarpishev. Sebab, pihaknya tak sabar ingin kembali melihat peraih lima gelar Grand Slam tersebut membela Timnas Rusia di Olimpiade.

“Ini kabar baik, mereka (CAS) mengurangi hukumannya. Kami inigin Sharapova bermain membela timnas dan memenangi Olimpiade berikutnya bersama kami,” kata Tarpishev mengutip Reuters, Rabu (5/10/2016).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini