JAKARTA – Di saat bakat bermain bulutangkis Praveen Jordan belum terlihat pada masa kecilnya, hal yang berbeda dialami rekannya di nomor ganda campuran yakni Debby Susanto. Bakat Debby rupanya sudah terlihat sejak ia masih berusia 10 tahun.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh ibunda Debby, Sugiyaniy Budiman. Sugiyaniy menceritakan, awal mula ketertarikan dan bakat terlihat adalah saat pebulutangkis berusia 26 tahun itu suka mengikuti sang ayah, Susanto Darmawan, ke lapangan.
“Papanya dulu suka main bulutangkis, dan dia (Debby) suka ikut ke lapangan. Dari situ dia sudah tertarik. Pertama suka ikut memainkan-mainkan (shuttercock),” tutur Sugiyaniy kepada Okezone beberapa waktu lalu.
“Setelah kami lihat itu, kami pun memasukkannya ke klub dekat rumah. Tapi tetap, papanya yang kasih program ke dia. Kalau misalnya dia jadwal latihannya pukul 03.00 sore, dia sudah berlatih lebih dulu sejak pukul 02.00 atau 02.30,” sambungnya.
Menurut Sugiyaniy, bakat tersebutlah yang membawa Debby direkrut untuk masuk ke PB Djarum. Tidak seperti orang kebanyakan yang masuk melalui audisi, Debby memang diketahui masuk PB Djarum melalui tawaran langsung usai mampu mengalahkan pemain dari akademi tersebut.
(Zanel Farha Wilda)