Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjelasan Mengapa Bukan Pacquiao yang Menang

Fajar Anugrah Putra , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2015 |14:45 WIB
Penjelasan Mengapa Bukan Pacquiao yang Menang
Lembar penilaian ketiga juri pertarungan Mayweather Jr vs Pacquiao. (Foto: Akun Twitter @ryan_songolia)
A
A
A

Dari hasil statistik yang diperoleh, pukulan Pacquiao ternyata di bawah rata-rata. Jika biasanya Pacman mampu melepaskan 700 pukulan atau lebih, petinju 36 tahun itu cuma meninju sebanyak 429 kali dengan 81 di antaranya mengenai sasaran di Fight of the Century. Bandingkan dengan pukulan Mayweather Jr yang berjumlah 435 kali dengan 148 di antaranya tepat menemui target.

"Saya sebenarnya meminta dia (Pacquiao) untuk melepaskan lebih banyak pukulan kombinasi. Tapi entah mengapa ia seperti tak bereaksi dengan taktik itu," jelas Freddie Roach, pelatih Pacman, mengutip dari News.com.au, Senin (4/5/2015).

Roach menyadari kalau penampilan Pacquiao di bawah standar. Itu sebabnya ia memerintahkan jagoan Filipina itu bermain lebih ganas di atas ring. Baru setelah pertandingan usai, pelatih tinju yang mengidap Parkinson itu mengakui kalau anak asuhnya menderita cedera bahu dua minggu sebelum bermain dan sempat disuntik obat anti nyeri jelang naik ring.

Kembali ke data statistik, Pacquiao sepertinya akan memenangkan pertarungan ketika mengurung dan terus memukul di ronde empat dan enam yang memaksa Mayweather Jr beberapa kali terpojok ke sisi tali ring. Aksi itu mungkin membuat penonton yakin Pacquiao akan menang.

Namun bermain dan menentukan pemenang di olahraga tinju bukan selalu seperti itu. Bukan cuma mengandalkan pukulan yang bertubi-tubi tapi sebenarnya cuma serangan "hampa".

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement