Gagal di Asian Games, Roy Suryo Tanggung Jawab

Tri Agung Widy, Jurnalis · Kamis 09 Oktober 2014 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 09 43 1050248 CmvpHBhe3p.jpg Atlet Indonesia di Asian Games 2014. (Foto: Antara/Saptono)

JAKARTA - Merosotnya prestasi Indonesia di Asian Games 2014, tampaknya menjadi dasar kerjasama antara Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menggelar diskusi bertajuk "Evaluasi Hasil Asian Games Incheon 2014" di Hotel Twin Plaza, Rabu (8/10/2014) lalu.  

Sebelumnya, kontingen Indonesia hanya mampu membawa Merah Putih mengakhiri Asian Games 2014 dengan menempati peringkat ke-17, dengan perolehan empat emas, lima perak dan 11 perunggu. Raihan itu tak sesuai dari yang ditargetkan, yakni sembilan emas dan bercokol di peringkat 10.

Bedasarkan kondisi tersebut, akhirnya tercetuslah ide diskusi yang dipelopori Seksi PWI  (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat bidang olahraga. Bahkan Menpora, Roy Suryo yang turut hadir menyambut baik digelarnya diskusi tersebut.

Politikus Demokrat itu menilai hasil Asian Games Incheon banyak pelajaran yang harus dipetik guna menjadi bahan evaluasi semua lembaga olahraga di Indonesia, termasuk Kemenpora, KONI dan KOI.

"Saya berharap dari diskusi ini bisa menghasilkan suatu solusi yang baik untuk perkembangan olahraga Indonesia. Kita tidak perlu menyalahkan satu sama lain dari masalah ini, mari kita semua berpikir dan mengevaluasi masing-masing kenapa masalah ini bisa terjadi. Sebagai Menpora, saya bertanggung jawab penuh atas hasil ini," tutur Roy Suryo, seperti dilansir tim media Kemenpora di Jakarta, Kamis (9/10/2014).

Sementara itu, Menpora juga mengingatkan ke depannya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi dan diselesaikan dengan baik. Mengingat Indonesia telah ditunjuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang, ia pun berharap semua pihak terkait dapat bekerjasama tanpa adanya kepentingan lain.

"Soal penyelenggaraan Asian Games 2018 bukanlah hal yang mudah. Jangan sampai kita "kecelakaan" dalam menyandang predikat sebagai tuan rumah. Kami pemerintah akan mengikuti semua alur untuk kemajuan olahraga di Indonesia, asalkan alur tersebut sesuai dan taat terhadap aturan atau payung hukum yang ada," lanjutnya.

"Kemenpora akan bertanggung jawab bersama KONI, KOI dan semua stake holder yang ada. Jangan pernah salahkan atlet yang sudah berjuang dengan semaksimal mungkin untuk negeri ini. Ada beberapa catatan yang mesti diperbaiki, di antaranya manajemen olahraga yang baik dan kurangnya sport science untuk olahraga kita" tutup Roy.

(FAP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini