AUSTIN - Dani Pedrosa tak punya alibi di balik kegagalannya menyaingi rekan setimnya Marc Marquez yang memenangi GP Austin. Secara sportif, Pedrosa mengakui rekannya di tim Repsol Honda itu memang sangat cepat.
Marquez memang tampil tanpa cela di Circuits of Americas, Senin 14 April dini hari tadi. Terlepas dari aksi jump start Jorge Lorenzo yang membuatnya “memimpin” lap pertama, Marquez mendominasi penuh jalannya balapan.
Setelah Lorenzo menjalani ride through penalty, Marquez nyaman memimpin balapan. Pembalap muda Spanyol ini terus memacu RC213V dengan maksimal, sehingga membuatnya mencatatkan rekor lap tercepat saat balapan.
Sementara Pedrosa, yang sejak awal menguntit di belakang Marquez, tak mampu berbicara banyak. The Little Spaniard tidak bisa memberikan tekanan, dan malah makin tertinggal. Puncaknya, Pedrosa menyentuh garis finis kedua dengan selisih empat detik di belakang pembalap berjuluk Baby Alien tersebut.
“Saya benar-benar tidak bisa mengimbangi kecepatan, jadi saya hanya berada di posisi dua. Tapi, kami akan mencoba untuk terus berkembang dan saya cukup senang dengan hasil ini,” tutur Pedrosa dikutip Crash usai balapan.
“Saya sudah melakukan yang terbaik, tapi Marquez memang sangat cepat,” tandasnya.
Dengan hasil ini, Pedrosa berhasil menggusur Valentino Rossi dari posisi dua klasemen sementara dengan koleksi 36 poin. Pedrosa terpaut 14 poin dari Marquez yang nyaman di puncak dengan raihan poin sempurna, 50.
(Achmad Firdaus)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.