MELBOURNE – Formula One (F1) mendapatkan kritikan karena mobil sudah tidak sebising musim sebelumnya. CEO F1, Bernie Ecclestone takut jika suara mobil tidak berisik lagi akan membuat promotor dan para penonton meninggalkan ajang mobil balap ini.
Seperti diketahui, pada musim ini F1 mengubah regulasi mesin dengan menghentikan pemakaian mesin 2,4 liter konfigurasi V8 dan putaran maksimum 18.000 per menit (rpm) akhir musim ini. Sebagai penggantinya ada mesin 1,6 liter V6 dengan putaran 15.000 rpm.
Namun, pihak penyelenggara balapan di Australia mengkritik mesin baru V6 yang memiliki kapasitas 1,6 liter bensin. Mesin ini dianggap kurang berisik. “Ini bukan apa yang kami bayar. Semua akan berubah,” kata ketua penyelenggara Grand Prix Australia, Ron Walker, kepada surat kabar Age, Rabu (19/3/2014).
Walker sudah membicarakan masalah ini kepada Ecclestone. Sementara itu, pengusaha asal Inggris itu langsung membahas masalah ini dengan presiden dari FIA, Jean Todt. “Apa yang saya katakan adalah kami harus melihat apakah ada cara untuk membuat mobil bersuara seperti mobil balap lagi,” demikian janji Ecclestone.
“Saya tidak tahu apakah mungkin atau tidak, tapi kami akan menyelidikinya. Saya rasa biarkan beberapa balapan perdana berjalan dan kemudian mungkin melakukan sesuatu. Kami tidak bisa menunggu sepanjang musim. Masalah ini bisa kelar dalam waktu yang lama,” lanjut pria 83 tahun itu.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.