MELBOURNE - Adanya perubahan regulasi pada Formula One 2014 membuat sajian balapan menjadi kurang seksi lagi. Maka dari itu, penyelenggara GP Australia pun mempertimbangkan untuk menggugat FIA.
Seperti diketahui, pada musim ini F1 mengubah regulasi mesin dengan menghentikan pemakaian mesin 2,4 liter konfigurasi V8 dan putaran maksimum 18.000 per menit (rpm) akhir musim ini. Sebagai penggantinya ada mesin 1,6 liter V6 dengan putaran 15.000 rpm.
Ternyata, perubahan tersebut membuat raungan mesin yang keluar dari mobil tak segarang musim sebelumnya. Chief executive Grand Prix Corporation (AGPC), Andrew Westacott, menilai hal tersebut membuat balapan tidak seksi lagi.
"Satu aspek dari balapan kali ini adalah karena rasanya sedikit kurang seru dibandingkan sebelumnya dan itu merupakan bagian dari perpaduan yang harus mereka temukan takaran tepatnya," ujar Westacott dilansir ESPN F1.
Para penonton yang hadir langsung ke sirkuit pun tak mendapatkan sajian balapan yang maksimal. GP Australia pun menjadi yang pertama merasakan hal tersebut, hingga Chairman AGPC Ron Walke langsung mengadukkannya kepada Bernie Ecclestone selaku bos F1.
"Ron bicara ke (Ecclestone) setelah balapan dan bilang para penggemar di venue tidak menyukainya," katanya.
Westacott menilai ada kontrak yang dilanggar oleh Formula One atas kejadian yang terjadi pada balapan, 16 Maret lalu. Ia pun sangat berharap bahwa musim depan, mobil-mobil F1 akan kembali bising.
"Kami sudah membayar untuk sebuah produk, kami punya kontrak, kami melihat hal itu amat sangat serius karena kami menilai mungkin sudah ada pelanggaran-pelanggaran," paparnya soal kontrak.
"Sebelumnya itu membuat tulang Anda bergetar. Saya percaya kami akan memiliki suara yang berbeda tahun depan," sambung Westacott yang mengaku tak memakai penutup telinga kala berada di sekitar lintasan.
(Muhammad Indra Nugraha)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.