HAMBURG – Michael Schumacher masih terbaring di Rumah Sakit Grenoble dalam keadaan koma. Bahkan, Schumacher bisa terus seperti itu dalam beberapa pekan atau bahkan berbulan-bulan.
Hal itu diungkap oleh Profesor Uwe Kehler, kepala ahli saraf di Rumah Sakit Asklepios, Hamburg. Saat ini, keluarga, teman dan para pendukung Schumi, sapaan Schumacher, memang sedang menanti perkembangan mantan pembalap Formula One (F1) itu, yang sedang mengalami koma setelah mengalami kecelakaan saat main ski di gunung.
Jumat adalah hari keenam Schumi terbaring di Rumah Sakit Grenoble sejak kecelakaan itu. Tapi, Kehler memprediksi keluarga besar Schumacher, teman dan para fans harus menunggu lama untuk melihat juara tujuh kali F1 itu siuman.
“Biasanya, membutuhkan waktu dua hingga tiga pekan hingga seorang pasien dengan trauma berat bisa terbangun dari komanya. Tapi, membutuhkan beberapa hari atau pekan hingga pasien bisa membuka matanya. Sayangnya, mungkin juga pasien itu tidak sembuh secara normal,” katanya.
Manajer Sabine Kehm mengatakan Schumacher sudah mulai stabil, meski masih dalam kondisi kritis. Namun, menurut Profesor Kehler itu merupakan sebuah petanda bagus dari Schumacher.
“Dalam sebuah trauma yang parah, jam pertama dan beberapa hari merupakan momen krusial untuk melihat apakah tekanan dan pembengkakan mengalami peningkatan, khususnya dalam waktu tiga hingga empat hari,” ujar Kehler, kepada Bild.
“Ketika pasien melewati beberapa hari pertama, semua orang bisa sedikit bernafas. Tapi, tidak ada pernyataan yang dapat dibuat belum tentang kelangsungan hidup pasien. Jika pasien terus stabil, Anda sudah bisa mengambil langkah selanjutnya, menyadarkan pasien dari koma,” lanjutnya.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.