Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecerdikan Marquez Atasi Perangkap Lorenzo

Muhammad Indra Nugraha , Jurnalis-Senin, 11 November 2013 |08:09 WIB
Kecerdikan Marquez Atasi Perangkap Lorenzo
Marc Marquez. (Foto: MotoGP)
A
A
A

VALENCIA - MotoGP Valencia menjadi saksi kehebatan Marc Marquez dalam meraih gelar juara dunia 2013. Pembalap Honda itu mengakui bahwa dirinya sadar perangkap yang diterapkan oleh rivalnya, Jorge Lorenzo.

Lorenzo yang memulai balapan dari posisi kedua, berhasil melaju kencang dan memimpin balapan yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tomo tersebut, Minggu (10/11/2013). Sementara itu, Marquez yang meraih pole malah sempat turun ke posisi kelima, sebelum akhirnya mengklaim di posisi ketiga.

Marquez telah sadar bahwa Lorenzo akan memperlambat motornya di awal-awal lap guna memberikan kesempatan bagi pembalap lain mengejar posisi terdepan. Sayang, strategi pembalap Yamaha itu gagal, dan memutuskan untuk memenangkan balapan.

Pembalap berusia 20 tahun ini mengaku sempat cemas dalam meladeni balapan di lap-lap awal. Beruntung bagi Marquez, finis di tempat ketiga sudah membawanya keluar sebagai juara dunia MotoGP 2013 karena unggul poin dari Lorenzo.

 “Kami hanya bisa mengatakan terima kasih untuk Honda, tim saya dan semua orang yang membentu saya. Saya hanya ingin menikmati momen ini. Apa yang saya katakan kemarin benar, saya mengatakan Jorge di finis di urutan pertama, Dani (Pedrosa) kedua, dan saya ketiga,” ungkap Marquez dilansir Crash.

"Pada  sepuluh putaran pertama, saya sedikit gugup dalam membawa motor. Saya tidak mampu balapan dengan gaya yang biasa karena Jorge dan Dani berjuang dan di depan semua penggemar itu sulit untuk menunggu di urutan ketiga.”

"Sesuatu dalam diriku berkata ' yang anda butuhkan bukan untuk melawan’ Tapi saya cukup pintar, kejuaraan itu jauh lebih penting daripada satu kemenangan. Saya pikir 'OK ,anda (Lorenzo ) duluan '. Pasalnya, saya melihat  saya berjuang begitu keras hari ini dan itu bukan untuk melawan. Kami akan memiliki balapan lebih di masa depan," paparnya.

Pencapaian Marquez sendiri berhasil mengikuti jejak Kenny Roberts yang juara dunia pada debutnya di tahun 1978.Tak hanya itu, menjadi pembalap termuda yang keluar sebagai juara, mematahkan rekor Freddie Spencer pada usia 21 tahun dan 258 hari.

"Rasanya seperti perlombaan terpanjang dalam karir saya,  Terutama lap terakhir saya sangat berhati-hati . Saya tidak mendorong terlalu banyak, dan meski begitu saya tetap bisa finis di urutan ketiga,” tutupnya.

(Muhammad Indra Nugraha)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement