nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Stoner Kehilangan Respek pada MotoGP

Windi Wicaksono, Jurnalis · Minggu 11 November 2012 17:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 11 11 38 716852 pqrbT8B3ap.jpg Casey Stoner & Istrinya Adriana (Foto: Daylife)

VALENCIA – Casey Stoner mengaku keputusannya pensiun dari dunia MotoGP tidak sedikit pun menyisakan penyesalan dalam dirinya. Rider yang kini memperkuat Repsol Honda ini merasa kehilangan respek terhadap kejuaraan yang membesarkan namanya itu.

 

Stoner akan menjalani balapan MotoGP terakhirnya di Sirkuit Valencia hari ini, dan dia akan start dari urutan ketiga. Peluang Stoner untuk menjadi juara dunia 2012 juga sudah tertutup, karena gelar itu telah disabet Jorge Lorenzo meski musim ini belum selesai digelar.

 

Pembalap berkebangsaan Australia ini pun sedikit mengungkapkan mengapa dirinya memutuskan gantung helm. Stoner menegaskan, kehadiran anak bukanlah alasan dia tidak lagi bergairah untuk menunggangi motor balap lagi.

 

"Masalahnya bukan pada gairah saya, tapi gairah yang hilang ketika turun di sirkuit, yang dulu saya ditemukan sejak saya kanak-kanak dan membuat saya berkomitmen untuk olahraga ini bertahun-tahun,” jelas Stoner, seperti dilansir panorama.it, Minggu (11/11/2012).

 

"Ada banyak alasan mengapa saya berhenti. Suatu hari, saya akan menjelaskan segala sesuatunya," tambah pembalap berusia 27 tahun ini.

 

Seperti diketahui, Stoner menilai MotoGP semakin buruk musim ini menyusul adanya tim Claiming Rule Team (CRT) yang gagal bersaing dengan tim-tim pabrikan. CRT merupakan tim independen dengan biaya yang lebih rendah.

 

Dualisme kompetisi terselubung oleh pihak penyelenggara MotoGP juga dinilai menjadi faktor mengapa Stoner kehilangan gairah balapnya. Kehadiran tim CRT di parc ferme yang sebelumnya menjadi tempat bagi tiga pembalap terbaik suatu lomba dinilai Stoner mencemarkan identitas kejuaraan. MotoGP yang semula merupakan tempat bagi motor-motor prototype beradu kecepatan kini semakin tipis perbedaannya dengan olahraga sejenis seperti Superbike yang menggunakan motor massal.

 

"Jika saya harus mengatakan dalam beberapa kata, saya akan bahwa saya sudah kehilangan rasa hormat saya untuk kejuaraan ini dan saya benar-benar tidak setuju dengan langkah dan keputusan yang telah diambil," pungkasnya.

 

(win)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini