Bonus Rumah untuk Atlet, Pajak Ditanggung KONI

Panji Qadhafi, Jurnalis · Sabtu 03 November 2012 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 03 43 713124 tx1yge9y3D.jpg Foto: Dok.Okezone

BANDUNG - Para atlet kontingen Jawa Barat peraih medali emas di PON XVIII/2012 Riau, akan menerima rumah bonus dengan tipe 48 dari KONI Jawa Barat tanpa harus membayar biaya pajak, pasalnya KONI Jabar akan menanggung semua pembiayaan yang harus dikeluarkan terkait bonus rumah bagi atlet peraih emas tersebut.

"Para atlet tidak usah lagi khawatir memikirkan biaya pajak atau yang lainnya, kewajiban atlet hanya menyediakan KTP untuk pengurusan notaris. Untuk pembiayaan semuanya ditanggung KONI Jabar, para atlet tidak perlu khawatir harus mengeluarkan uang untuk pengurusan rumah itu, jadi mereka tinggal mengisi rumah tersebut," ungkap Wakil Sekretaris Umum, KONI Jabar, Lili Rolina kepada SINDO.

Meskipun begitu para atlet tidak serta merta bisa memilih rumah yang akan mereka tempati. Lili mengaku, supaya pembagian adil dan tidak terkesan saling sirik, pihaknya akan menggunakan sistem kocok, kecuali bagi atlet yang memiliki prestasi lebih, seperti mendapat emas lebih dari satu, KONI memberikan apresiasi lebih.

"Meskipun pembiayaan ditanggung KONI, tapi untuk penempatan rumah mana yang akan dihuni atlet kami akan menggunakan system pengocokan. Karena biar adil, dengan begitu kan meminimalisir perasaan sirik dari atlet, jadi kita kocok saja biar adil. Kecuali yang meraih medali lebih dari satu, kemungkinan ditempatkan yang lebih presentatif atau diberi kebebasan memilih," katanya.

KONI Jabar sudah mempersiapkan sebanyak 107 rumah tipe 48 di kawasan Bandung Timur yang didirikan di atas lahan 1.7 hektar. Aturannya satu keping medali emas diganjar satu unit rumah yang sudah siap huni. Selain menyerahkan satu rumah untuk satu emas, KONI Jawa Barat juga menambah satu rumah bagi peraih medali emas untuk cabor beregu.

“Pada PON kemarin, emas yang diraih Jabar 101 keping, namun rumah yang disediakan untuk atlet mencapai 105 unit. Sebab ada emas yang diraih secara beregu, jadi untuk tim beregu rumah yang disediakan menjadi 2 unit,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif menuturkan, KONI Jawa Barat sudah menginventarisasi nama-nama dan tim peraih medali emas di PON Riau. Bahkan sejak di Riau, KONI Jawa Barat juga telah menyerahkan secara simbolis kunci rumah pada peraih medali emas.

Azis menyebutkan, rumah itu mutlak bagi peraih medali emas. Sedangkan untuk rumah yang diraih oleh beregu dan tim lebih dari empat orang diserahkan mekanismenya kepada masing-masing cabor. "Rumah kadeudeuh itu tersisa dua unit, rencananya akan dibuat untuk penampungan atlet saat latihan Pelatda, atau nanti sisanya mau bagaimana kita lihat nanti" katanya.

Bonus rumah bagi peraih medali emas PON Jawa Barat itu merupakan yang pertama kalinya, bonus berharga ratusan juta rupiah per unit rumah itu digagas oleh Ketua Umum KONI Jawa Barat, Azis Syarif yang disinergikan dengan Pemprov Jabar.

Selain menerima rumah kadeudeuh, atlet Jabar juga akan mendapatkan uang kadeudeuh dari Pemprov Jabar yang besaran dan penyerahannya akan dilakukan kemudian.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini