Saat ini, Marc Marquez memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengumpulkan 365 poin. Sementara Jorge Martin berada di urutan kedua dengan 355 poin.
“Secara pribadi, saya pernah menyaksikan berakhirnya karier seorang pembalap di sini pada tahun 1998, yakni (Carl-red) Fogarty, jadi saya tidak ingin melihat kejadian serupa terulang kembali. Jika keputusan diambil demi keselamatan, maka balapan harus dibatalkan. Sekali lagi, menurut saya kami memang kehilangan peluang, tetapi keselamatan lebih utama daripada olahraga,” tuturnya.
Namun, jika melihat keseluruhan akhir pekan tersebut, Tardozzi merasa pihak Aprilia juga kurang beruntung. Hujan yang turun pada Sabtu pagi menghilangkan keunggulan mereka dalam kondisi lintasan kering saat sesi kualifikasi, sebelum akhirnya Martin mampu bangkit dan menantang Marquez dalam sesi Sprint.
“Menurut saya mereka kurang beruntung, karena jelas bahwa dalam kondisi lintasan kering, Bezzecchi sangat kompetitif. Ia berhasil merangsek dari baris keempat hingga menempati posisi keempat (dalam sesi Sprint-red),” kata Tardozzi.
“Martin memang melakukan kesalahan, tetapi ia tampil sangat, sangat kompetitif. Saya tidak tahu apakah Marc akan mampu mengalahkannya. Menurut saya, persaingan akan berlangsung sengit hingga akhir, namun sayangnya ia melakukan kesalahan,” ucapnya.