CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memuji Marc Marquez (Ducati Lenovo) sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah MotoGP. Menurut pria asal Italia itu, banyak hal yang bisa dipelajari dari The Baby Alien -julukan Marc Marquez.
Marc Marquez telah memenangkan tujuh gelar MotoGP. Koleksi tujuh gelar di kelas premier menempatkan Marc Marquez di posisi dua, di bawah Giacomo Agostino yang memenangkan delapan trofi.
Jika menjadi juara MotoGP 2026, Marc Marquez otomatis menyamai gelar Giacomo Agostini. Andai ini terjadi, Marc Marquez layak menyandang status rider terbaik dalam sejarah MotoGP.
Peluang Marc Marquez juara MotoGP 2026 terbuka lebar. Hingga seri ke-13 MotoGP 2026, Marc Marquez duduk di posisi dua dengan 237 angka. Marc Marquez hanya tertinggal 19 angka dari Jorge Martin (Aprilia Racing) di puncak.
Massimo Rivola tak mau gelar juara MotoGP 2026 jatuh ke tangan Marc Marquez. Ia mengupayakan agar gelar juara jatuh ke rider-rider Aprilia seperti Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Selain Jorge Martin yang tengah memimpin klasemen, ada Marco Bezzecchi yang menempati posisi tiga dengan 232 angka. Selanjutnya, seri ke-14 MotoGP 2026 digelar di Sirkuit San Marino pada Minggu, 13 September 2026.
“Memang benar kami sudah melakukan langkah-langkah yang tepat, termasuk memikirkan masa depan, tetapi itu belum cukup. Kami berada di sini dan harus terus bertarung hingga balapan terakhir melawan pembalap seperti Marquez, yang merupakan salah satu pembalap terhebat dalam sejarah,” kata Massimo Rivola, Okezone mengutip dari GPOne, Kamis (3/9/2026).
“Mendapat kehormatan untuk mencoba mengalahkannya adalah sesuatu yang luar biasa sekaligus menjadi motivasi besar. Kami tidak akan menyerah sampai akhir,” tutup Rivola.
(Ramdani Bur)